Daerah

Koordinator aksi, Arisky dalam orasinya, massa mengecam pergerakan DPR yang masif dan ngotot untuk melemahkan KPK serta hak impunitasnya. Termasuk revisi KUHP yang dinilai mengebiri demokrasi. Revisi KUHP akan dijadikan alat kepentingan politik oleh para elite. Hentikan upaya pelemahan KPK, kata Arisky, Selasa (24/9).