117 Dokter Meninggal Akibat Covid-19

  • Whatsapp
Petugas medis dengan APD lengkap bersiap untuk mengambil sampel swab dari warga di pasar tradisional di Bogor, Jumat (8/5). Foto: REUTERS

JAKARTA – Ketua IDI Daeng Mohammad Faqih mengungkapkan angka kematian tenaga medis, terutama dokter, di tengah pandemi virus corona semakin mengkhawatirkan. Data terbaru, ada sekitar 117 dokter meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona ketika bertugas.

Daeng mengatakan jumlah tersebut belum diakumulasikan dengan total keseluruhan tenaga medis yang terlibat menangani pandemi virus corona di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah mengupdate data. Dokter yang gugur sekarang ini data yang kami peroleh dari kawan-kawan tim di PB IDI itu 117 ya. Mungkin tenaga kesehatan lain juga sama, jadi banyak yang sudah meninggal,” kata Daeng dalam diskusi dengan BNPB, Selasa (22/9).

Daeng menilai angka tersebut sebagai pengingat bagi pemerintah untuk meningkatkan perlindungan terhadap seluruh tenaga medis. Penggunaan APD lengkap harus dilakukan untuk memastikan agar seluruh tenaga medis aman dari risiko terpapar virus corona.

“Alhamdulillah untuk proses perlindungan, Satgas sebagai pemerintah sudah berdiskusi dengan kami, dan alhamdulillah akan melakukan pemeriksaan PCR kepada petugas kesehatan, secara gratis, ya,” ungkapnya.

Daeng pun mengapresiasi tindak cepat Satgas Covid-19 yang sigap menyiapkan sejumlah sarana perlindungan kerja bagi seluruh tenaga medis. Selain APD, penyediaan tes kesehatan gratis bagi para tenaga medis juga dinilai dapat mencegah bertambahnya korban.

Daeng berharap seluruh upaya pencegahan yang telah dicanangkan saat ini dapat berjalan dan mampu menekan angka korban khususnya yang berasal dari unsur tenaga medis.

Pos terkait