18 Penerima KPM Simpang Keuramat Aceh Utara Mengundurkan Diri

  • Whatsapp
kpm pkh
Plt Camat Simpang Keuramat Zulfikar, menempel Striker PKH secara simbolis di rumah warga Desa Seuneubok Punti, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, Selasa (18/2/2020).

ACEH UTARA – Memasuki awal Februari 2020, sebanyak 738 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di 16 desa dalam Kecamatan Simpang Keuramat. Namun, ada 18 KPM mengundurkan diri sebagai penerima PKH.

“Mereka mengundurkan diri secara sukarela, tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun dan menandatangani surat graduasi mandiri,” ujar Koordinator PKH Kecamatan Simpang Keuramat, Awaluddin pada acara seremonial penempelan stiker PKH di Desa Seuneubok Punti, kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, Selasa (18/2).

Bacaan Lainnya

Sementara untuk masyarakat kurang mampu yang masuk dalam daftar penerima bantuan, rumahnya akan dipasangi stiker bertuliskan “Keluarga Tidak Mampu Penerima Bantuan PKH.”

Awaluddin juga mengapresiasi sikap masyarakat yang merasa sudah mampu dan memilih mundur dari penerima bantuan.

“Yang paling penting adalah kesadaran dari masing-masing keluarga penerima manfaat PKH itu sendiri. Jika merasa sudah mampu maka niatkan dalam hati masing-masing untuk mengundurkan diri supaya dengan ada yang mengundurkan diri maka secara tidak langsung kita sudah membantu orang lain walaupun bukan berasal dari kantong kita sendiri, dan insya Allah setiap dana PKH cair maka kepada ibu-ibu akan selalu mengalir pahala,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Camat Simpang Keuramat Zulfikar, mengimbau kepada penerima PKH yang kini merasa tidak lagi layak untuk menerima, agar mengundurkan diri.

“Sebaliknya, jika yang masih layak menerima, agar tidak merasa dipermalukan dengan ditempelnya stiker ini ,” ujar Zulfikar.

Acara penempelan stiker di rumah penerima bantuan PKH itu turut dihadiri anggota Komisi V DPRK Aceh Utara Tgk Nazaruddin, Kapolsek Simpang Kramat Ipda Sadli, Danramil Simpang Karamat diwakili Peltu Batuut Sapta. (*)

Pos terkait