200 Atlit Ikuti Kejuaraan Menembak Paldam IM, Kapaldam: Atlit Muda Disabilitas Mampu Bersaing

  • Whatsapp
menembak paldam im
Kejuaraan Menembak Paldam IM, di lapangan tembak Panglima Shooting Club (PSC) Sabtu, (7/9). foto: DRelegend

BANDA ACEH – Lebih dari 200 penembak dari berbagai club tembak di Aceh ikut serta dalam kejuaraaan menembak yang digelar Peralatan Angkatan Darat Iskandar Muda (Paldam IM), Sabtu (7/9), di lapangan tembak Panglima Shooting Club (PSC) Paldam IM, Banda Aceh.

Kejuaraan menembak dalam memperingati HUT RI ke 74 dan HUT Paldam ke 73, memperlombakan cabang menembak menggunakan senjata PCD dan senapan pompa.

Bacaan Lainnya

menembak paldam im
KaPaldam IM Kolonel CPL Nur Budi Asmara didampingi Ketua Harian Perbakad PSC Paldam IM, Ikhwanuddin buka kejuaraan menembak Paldam IM

Membuka kejuaraan ini, Kepala Paldam IM Kolonel CPL Nur Budi Asmara menyampaikan even ini bertujuan mencari bibit penembak untuk dibina menjadi atlit tembak yang siap mengikuti even daerah hingga nasional. Kejuaraan ini juga sebagai upaya mempersiapkan atlit Aceh mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang di Aceh.

“Dengan pembinaan yang baik seperti penyelenggaraan kejuaraan ini, kita harapkan lahir bibit atlit berprestasi yang bisa mengharumkan nama Aceh,” sebut Kapaldam Kol CPL Nur Budi Asmara, didampingi Ketua Harian Perbakad PSC Paldam IM, Ikhwanuddin.

Kapaldam juga menyebut dalam kejuaraan ini turut diikuti atlit muda menembak dari kalangan disabilitas.

“Kejuaraan ini sangat luar biasa, karena diikuti beberapa atlit cacat fisik berusia muda yang mampu bersaing dengan atlit lain,” lanjutnya.

Membuka kejuaraan ini, dilakukan tembak eksibisi dari perwakilan Perbakin Aceh, Akademisi, pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh dan wartawan.

menembak paldam im
Atlit muda disabilitas ikut serta kejuaraan menembak Paldam IM.
foto: DReLegend

Salahsatu penembak disabilitas, Syahrul, siswa kelas 3 MAN Model Banda Aceh menyatakan bangga bisa ikut serta dalam kejuaraan ini. Remaja kelahiran Meulaboh yang pernah meraih juara pertama Porseni Takengon ini mengaku percaya diri bersaing dengan atlit menembak lain, walau dirinya memiliki kekurangan fisik.

“Kondisi kekurangan fisik tidak menjadi halangan untuk berprestasi, olahraga menembak dapat melatih mental dan rasa percaya diri,’’ ungkapnya memotivasi.(*)

Pos terkait