38 Perwira Muda Polri Ikut Pelatihan Khusus di Akpol Semarang

  • Whatsapp
pelatihan khusus perwira muda polri
Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri. Foto: Ist

SEMARANG – 38 perwira muda Polri yang disiapkan menjadi calon-calon pemimpin, mengikuti pelatihan khusus di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Para perwira polisi ini berasal dari seluruh Polda di Indonesia beserta Satuan Kerja (Satker) Mabes Polri. Mereka sebelumnya merupakan lulusan terbaik Akpol mulai dari peringkat 1-38, dan telah ditempatkan ke berbagai Polda maupun Satker.

“Mereka adalah lulusan Akpol tahun lalu yang ditempatkan di seluruh Indonesia dan sekarang kita nilai dan diberikan penguatan-penguatan bagaimana yang bersangkutan dalam penugasan sehari-hari,” ujar Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri, Selasa (23/7).

Pria yang pernah menduduki posisi Kapolres Demak itu menambahkan, pelatihan bertajuk Manajemen Talenta Polri itu dilaksanakan selama dua hari. Mereka akan mendapatkan beragam materi termasuk outbond untuk meningkatkan kekompakan serta kerja sama tim.

“Pada masanya nanti menjadi pemimpin, dia sudah punya bekal yang cukup. Untuk materi kita ada dua hari. Hari ini pengarahan internal nanti juga outbound untuk membangun kebersamaan juga ada assessment center, kemudian kemampuan manajerial,” terangnya.

Menurut dia, selama masa pelatihan para peserta akan dipantau secara khusus. Peringkat yang diperoleh sewaktu lulus Akpol, bisa berubah sesuai hasil penilaian tim. Bahkan, penilaian akan dilanjutkan hingga mereka kembali lagi ke tempat tugas.

“Setiap kegiatan, mereka juga kita nilai termasuk di daerah (penugasan), termasuk para Kasatker atau Kapolda yang ada di sana, Kapolres yang ditempatkan akan mengirimkan hasil (penilaian) kepada kita. Perkembangan apa yang dilakukan, sehingga bisa menjadi bahan kita untuk menentukan menaikkan atau menurunkan ranking mereka (peserta),” tambahnya.

Pelatihan khusus bagi perwira muda Polri ini merupakan program baru dan saat ini baru memasuki angkatan kedua. Tahun sebelumnya, pelatihan diikuti oleh 36 peserta yang merupakan delegasi dari 34 Polda dan dua Satker.

“Kita ingin setiap Polda, satu (peserta) karena pada 34 (Polda), tapi kita ternyata ada yang di Satker-Satker, ada di Brimob jadi kita tambahkan itu total 38 (peserta). Untuk seleksi berdasarkan kelulusan tahun lalu rangking 1 sampai 38,” pungkasnya.

Pos terkait