4.859 Orang Daftar Jadi Nakes Covid-19

  • Whatsapp
covid-19 aceh
Ilustrasi petugas medis khusus penanganan virus Covid-19 Foto : ANTARA

JAKARTA – Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merekrut tenaga kesehatan Covid-19 menarik banyak peminat dari berbagai daerah di Indonesia.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan pendaftar tenaga kesehatan penanggulangan Covid-19 mencapai hampir lima ribu orang. Sebagian besar tenaga kesehatan yang mendaftar berasal dari luar  Jawa.

Bacaan Lainnya

“Tenaga profesional yang mengikuti seleksi sebesar 4.859 orang, hanya sebagian kecil berasal dari Pulau Jawa, sebagian besar dari Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Bengkulu, NTT, NTB, bahkan ada dari Papua,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, di Jakarta, Selasa (8/9).

Dari 4.859 peserta seleksi itu, sebanyak 1.173 orang telah dinyatakan lolos seleksi dan registrasi. Sebanyak 655 orang di antaranya telah hadir di Jakarta.

“Mereka terdiri dari dokter paru-paru, penyakit dalam, anestesi, dokter anak, spesialis obgyn (kandungan), dokter umum, perawat, bidan, radiografer, ahli teknologi laboratorium medik, surveillance, hingga penyuluh kesehatan,” ujar Widyastuti.

Para tenaga medis tersebut akan ditempatkan di beberapa RSUD, UPT Labkesda, Puskesmas, serta di Dinas Kesehatan DKI. “Sebagian di RS Swasta dan BUMN yang mengajukan ke DKI.”

Tenaga kesehatan profesional untuk penanggulangan Covid-19 terdiri dari dokter spesialis paru dua orang; dokter spesialis penyakit dalam satu orang; dokter spesialis anestesi satu orang; dokter spesialis anak satu orang; dokter spesialis Obgyn tiga orang.

Kemudian dokter umum 140 orang; perawat 740 orang; perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi di Rumah Sakit (IPCN) empat orang; bidan 12 orang; radiografer 14 orang; pranata laboratorium 118 orang; penyuluh kesehatan 89 orang; dan surveilance 49 orang.

Sebelum bertugas nanti, seluruh tenaga kesehatan yang direkrut Anies Baswedan untuk membantu penanganan Covid-19 di Jakarta itu akan menjalani tes cepat (rapid test), dilanjutkan uji usap (swab test) dengan polymerase chain reaction (PCR).

Pos terkait