5 Bulan Menghilang, Gadis ini Ditemukan Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Anggota Polres Tegal mengevakuasi jasad Nurkhikmah yang ditemukan di dalam karung di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Foto/Ist

TEGAL – Nurkhikmah (16) warga Tegal yang hilang sejak lima bulan lalu ditemukan tewas terbungkus karung setelah dibunuh oleh lima temannya seusai disetubuhi.

Jasad korban yang tinggal tengkorak beserta tulang belulang ditemukan di samping rumah kosong, bekas bengkel las di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

“Mayat berada di dalam karung. Kondisinya sudah menjadi tengkorak. Tim Inafis Polres Tegal sudah melakukan penanganan,” kata Kapolsek Jatinegara Iptu Basri, Selasa (13/8).

Dari hasil olah tempat kejadian dan autopsi, kata Basri, korban diduga dibunuh dan mayatnya dimasukkan ke dalam karung dengan cara diikat.

“Untuk motif pembunuhan masih dalam penyelidikan rekan-rekan Reskrim,” ucapnya.

Kasubbag Humas Polres Tegal, Iptu Slamet Nurosdi mengatakan, korban diketahui anak dari pasangan Imam Maliki dan Sosiah, warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara.

Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak lima hari lalu.

“Orang tua korban mengetahui ciri-ciri anaknya yang hilang lima bulan lalu. Setelah proses autopsi, korban langsung dimakamkan keluarganya,” ucapnya.

Proses pemakaman korban mendapat penjagaan ketat petugas Polsek Jatinegara dan Polres Tegal. “Kejadian ini menjadi pelajaran agar warga mempercayakan proses hukumnya kepada kepolisian,” katanya.

Tak pertlu waktu lama, Satreskrim Polres Tegal dan Polsek Jatinegara akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan Nurkhikmah.

Terungkapnya kasus ini setelah petugas melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan bukti-bukti.

Polisi menangkap lima terduga pelaku, yakni AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI.

Kelima terduga pelaku ini merupakan teman dekat korban Nukhikmah (16).

Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Bambang Purnomo mengatakan, penangkapan kelima terduga pelaku pembunuhan itu setelah penyidik mendapat informasi adanya tanda pengenal dan hasil autopsi oleh tim dokter RSUD dr Soeselo Slawi.

“Dari hasil informasi tersebut, Tim Satreskrim Polres Tegal langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan, hingga mengamankan lima pelaku,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Selasa (13/8).

Pos terkait