5 Jam di Dasar Sumur, Kakek ini Menolak Untuk Dievakuasi

  • Whatsapp
bunuh diri
Petugas berusaha mengevakuasi Slamet yang berada di dasar sumur sedalam 12 meter di Desa Kumpai Batu Atas, Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (20/7). Foto: Sigit Dzakwan - iNews TV

KOTAWARINGIN BARAT – Proses evakuasi terhadap Slamet (57) yang mencoba bunuh diri masuk ke sumur sedalam 12 meter Desa Kumpai Batu Atas, Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah berlangsung dramatis.

Kakek Slamet menolak untuk dievakuasi oleh petugas gabungan dari Basarnas, Damkar Kobar, Polisi dan TNI serta warga sekitar.

Bacaan Lainnya

Dua anaknya pun diminta untuk merayu supaya Kakek Slamet mau dievakuasi. “Sudah sejak sore pukul 15.00 WIB sampai malam ini Pak Slamet tak mau dievakuasi,” ujar Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bidang Damkar dan Satpol Kotawaringin Barat, Kaboel Suhartono, Sabtu (20/7) malam.

Bahkan saat dikasih tali justru dilempar, minuman dan makanan juga selalu dibuang. “Saat ini kita mencoba untuk kedua anaknya untuk merayu supaya mau dievakuasi,” paparnya.

Dua anak Slamet, Nurudin dan Siti Badriyah pun berada dibibir sumur untuk merayu Slamet supaya mau naik untuk dievakuasi.

“Ayo pak munggah (naik), dinteni (ditunggu) putumu iki loh (cucumu ini),” ujar Nurudin merayu sang Ayah.

“Iki wahaye salat, ayo munggah Pak. (Ini waktunya shalat ayo naik Pak),” rayu Badriyah.
Namun Slamet tak bergeming sama sekali. Dia tetap bertahan di dalam sumur dengan cara menahan kakinya di beton sumur.

Kakek Slamet merupakan mantan Kepala Dusun (Kadus) 01, Desa KBA periode 2008-2014.

“Pak Slamet coba bunuh diri sejak pukul 15.00 WIB, Kondisinya masih bertahan di kedalaman 8 meter dari bibir sumur sampai malam ini. Dia menahan di atas permukaan air dengan kaki menahan di beton sumur,” ujar tetangga korban yang juga Kadus 03, Desa KBA, Alpani di lokasi kejadian.

Slamet yang mempunyai istri bernama Misinem (55) dan memiliki dua anak dan satu cucu ini nekat masuk ke dalam sumur di belakang rumahnya diduga karena terpengaruh alam gaib.

“Sudah satu tahun ini Pak Slamet agak linglung, tapi sehat aja,” ujarnya.

Pos terkait