Aceh Besar Borong 3 Juara Lomba “Apresiasi Bunda Paud” Se-Provinsi Aceh

  • Whatsapp
lomba apresiasi bunda paud
Bunda PAUD Aceh Besar Ny Hj Rahmah Mawardi Ali SH menerima juara PAUD di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Selasa (17/9). Foto: MC Aceh Besar

ACEH BESAR – Kabupaten Aceh Besar berhasil meraih tiga juara pada lomba Apresiasi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Se-Provinsi Aceh yang diikuti 37 orang peserta terdiri dari Bunda PAUD kabupaten/Kota, Kecamatan, Gampong, serta Gugus PAUD, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh, bertempat di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Selasa (17/9).

Ketiga prestasi yang diraih yakni: Juara I Kategori Apreasiasi Bunda PAUD Gampong/Desa Susanti (Bunda PAUD Gampong Weu Lhok Montasik), Juara II Kategori Apresiasi Bunda PAUD Kabupaten Ny Hj. Rahmah Mawardi Ali, SH ( Bunda PAUD Kabupaten Aceh Besar) dan Juara Harapan I Kategori Apresiasi Bunda PAUD Kecamatan Nurmasyitha (Bunda PAUD Kecamatan Lhoknga).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Aceh Besar Ny Hj Rahmah Mawardi Ali SH mengatakan, penghargaan yang diperoleh tersebut akan menjadi stimulus baginya untuk lebih gencar meningkatkan perkembangan dan pembangunan PAUD di Aceh Besar.

“Alhamdulillah, Ini merupakan hasil dari pelatihan dan binaan yang kita laksanakan selama ini, dengan penghargaan ini, tentunya memberikan motivasi kepada kami untuk lebih giat lagi mengembangkan pendidikan anak usia dini untuk kedepan,” katanya.

Menurutnya, dalam upaya menciptakan PAUD yang berkualitas, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sarana prasarana PAUD serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

“Untuk itu, saya harapkan kepada Dinas Pendidikan dan lembaga yang terkait untuk dapat memberikan perhatian khusus kepada pengembangan PAUD, khususnya yang berada di daerah terluar di Kabupaten Aceh Besar,” pintanya.

Selain itu, Ia juga menyampaikan, kedepan guru PAUD harus mampu berinovasi dan kreatif untuk memanfaatkan Alat permainan edukatif (APE) tradisional yang merupakan salah satu komponen penting saat proses pembelajaran anak usia dini.

“APE tradisional, selain warisan dari nenek moyang, juga memegang peranan yang sangat penting sebagai alat bantu pada proses pembelajaran dalam menstimulasi tumbuh kembang terhadap anak, serta menjadi media untuk mengenalkan budaya yang pernah ada dimasyarakat kepada mereka,” tambahnya. (*)

Pos terkait