Akibat Karhutla, Pesawat Presiden Diselimuti Kabut Asap di Kalbar

  • Whatsapp
kabut asap bandara supadio
Pesawat Kepresidenan RI berwarna biru itu tampak dikelilingi kabut berwarna putih di Bandara Supadio, Pontianak, Kalbar. Foto/SINDOnews/Dita Angga

PONTIANAK – Kabut asap cukup pekat menyelimuti Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Selain jarak pandang semakin terbatas, bau asap pun cukup terasa menyengat di hidung.

Beberapa pesawat pun nampak diselimuti asap, tak terkecuali pesawat kepresidenan. Pesawat berwarna biru itu tampak dikelilingi kabut berwarna putih.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya saat tiba di Pontianak pada Kamis 6 September 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah disambut asap. Asap ini sendiri disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Kemarin Presiden pun meminta agar Karhutla segera ditangani. Jokowi itu menyatakan tidak ingin Karhutla mengganggu aktivitas masyarakat.

“Tadi (sudah) disampaikan ke Pak gubernur jangan sampai kabut asap mengganggu penerbangan dan mengganggu ekonomi kita,” tutur Presiden di Rumah Radakng, Pontianak Kalimantan Barat, Kamis 5 September 2019.

Sejauh ini Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai penindakan terhadap kasus Karhutla yang dilakukan Pemda Kalbar dinilai sudah tepat. Terutama berkaitan dengan penegakan hukum.

“Gubernur menyampaikan sudah ada 97 yang diperingatkan keras. Lalu 19 disegel. Saya kira tindakannya sudah tegas,” katanya.

Jokowi mengungkapkan harapannya bahwa dengan pembagian sertifikat tanah masyarakat dapat ikut menanggulangi Karhutla.

“Kenapa sertifikat kita berikan, baik kepada tanah adat, kepada transmigran, masyarakat? Supaya mereka bisa menjaga lahan masing-masing. Supaya tidak terbakar,” pungkasnya.

Pos terkait