Muhammad Fariz, Wakili Paskibraka Aceh ke Istana Negara

  • Whatsapp

ACEH TIMUR – Muhammad Fariz asal sekolah MAN Cendikia Aceh Timur, akan mewakili Aceh sebagai anggota pasukan pengibar bendera di Istana Negara pada HUT RI mendatang.

Hal ini diumumkan dalam acara penutupan kegiatan Training of Trainer (TOT) bagi pelatih PASKIBRAKA yang dilaksanakan di Hotel Royal Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur, Jumat (13/7).

Bacaan Lainnya

Pelatihan TOT yang diikuti 30 peserta dari berbagai sekolah termasuk Paskibraka Kabupaten Aceh Timur telah berlangsung sejak 8 Juli 2019, dengan peserta 15 orang dari SMA, 6 orang dari SMK, 4 orang dari MAN dan 5 orang dari Paskibraka Kabupaten Aceh Timur.

Ketua panitia, Ashadi SE MM mengatakan tujuan kegiatan TOT ini adalah sebagai salah satu upaya peningkatan Sumber Daya Manusia, karena kemajuan suatu daerah bukan hanya dari pembangunan infrastruktur.

“Disparpora Aceh Timur menyadari hal tersebut dan mengapresiasi Pemkab Aceh Timur yang telah menginisiasi kegiatan ini terlaksana,” ujarnya.

Ashadi juga memaparkan beberapa hal terkait materi yang akan diberikan kepada peserta diantaranya mempertegaskan akan pentingnya memperkuat teknik pelatihan pelatih dalam peskibraka, membekali peserta TOT dengan ilmu pelatih sesuai SOP serta pembekalan teori dan praktek yang mantap.

“Untuk mewujudkan itu Disparpora Aceh Timur sengaja mengundang pelatih/instruktur dari provinsi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Aceh Timur, Muhammad Ihsan Ahyart, memberikan apresiasi kepada pelatih Paskibraka kabupaten Aceh Timur, yang berhasil mengirim wakil Aceh ke Nasional, Ananda Muhammad Fariz asal sekolah MAN Cendikia Aceh Timur.

“Jaga kekompakan untuk Aceh Timur lebih baik, untuk Aceh lebih maju, dan untuk Indonesia lebih kuat,” pesan Sekda.

Sementara itu ketua Instruktur dan Pelatih dari Provinsi, Fahrulrazi A menyebut tujuan kegiatan ini  guna mencetak pelatih paskibraka berkualitas di Aceh Timur.

“Para pelatih dan pembina di sekolah dapat mengaplikasikan standar paskibraka secara nasional kepada siswa, agar pada seleksi tiap tahun lebih baik hasilnya,” harapnya.

Hal serupa disampaikan koordinator Pelatih Paskibraka Aceh, Alta Zaini, yang menyebut kegiatan pelatihan ini untuk menyeragamkan semua materi yang dilaksanakan di Provinsi dan Nasional.

“Kepada kakak pelatih yang telah mengikuti TOT dapat mencari bibit calon Paskibraka ke Propinsi untuk 2020, sehingga lahir lebih banyak calon paskibraka handal dari Aceh Timur dan kabupaten kota lain,” pungkasnya. (*)

Pos terkait