Anjing Ini Ditahan Karena Melanggar Kampanye Pemilu India

  • Whatsapp
anjing ditahan polisi

MUMBAI – Seekor anjing peliharaan ditahan polisi India karena melanggar peraturan kampanye pemilu setempat. Hewan itu dianggap memamerkan slogan-slogan yang mendukung Perdana Menteri Narendra Modi di luar tempat pemungutan suara (TPS).

Kejadian ini berlangsung di negara bagian Maharashtra pada hari Senin. Selain anjing, pemilik hewan tersebut juga ikut ditangkap dan ditahan polisi.

Penangkapan berlangsung pada hari pemungutan suara keempat yang berlangsung hingga 19 Mei.

“Kami menahan anjing dan pemiliknya karena ini adalah hari pemungutan suara dan mereka berkeliling mempromosikan Modi dan melanggar aturan kampanye pemilihan,” kata pejabat polisi Ganpat Phil kepada AFP, Selasa (30/4/2019).

Seperti di Indonesia, kampanye pada hari pemungutan suara merupakan kegiatan terlarang. Pemilik anjing peliharaan; Eknath Motiram Chaudhary, 65, asal Navnathnagar, dikenai tuduhan melanggar pasal 171 (A) hukum pidana India karena memamerkan stiker dan plakat yang berbunyi “Modi Lao, Desh Bachchao” (Bawa Modi Kembali, Selamatkan Negara).

Chaudhary terlihat bersama anjing peliharaannya muncul di sekitar TPS Rumah Sakit Andhare untuk pemilihan Lok Sabha (majelis rendah Parlemen India). Tubuh hewan itu dipasangi simbol BJP dan pesan kampanyenya.

Kendati demikian, anjing dan pemiliknya tersebut akhirnya dilepaskan di kota Nandurbar pada Senin malam dan diberi peringatan.

Modi dan dan patai nasionalis Hindu-nya; Bharatiya Janata Party (BJP) adalah pilihan favorit untuk mempertahankan kekuasaan. Hasil pemilu akan diketahui pada 23 Mei mendatang.

Pos terkait