Antisipasi Masuk Virus Corona, Pemerintah Aceh Siaga

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Guna mengantisipasi masuknya virus corona ke Aceh, Pemerintah Aceh menyatakan siaga I, dengan membuka dua Posko Penanganan dengan lokasi satu di Banda Aceh tepatnya di Kantor Dinas Sosial Provinsi dan Kantor Penghubung Aceh di Jakarta.

Demikian kata Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melalui Jubir Pemerintah Aceh Syaifuddin SAG kepada Wartawan di Banda Aceh kemarin.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, masing-masing Posko Berpusat di Banda Aceh tepatnya di Dinas Sosial Aceh dengan nomor hotline Nomor Hp 081370113666 atas nama Bani dan Said marzuki, staf BPPA, Kantor Penghubung Aceh di Jakarta dengan No. Hp 085246073030.

Dikatakan, Plt Gubernur Aceh telah mengambil kebijakan terkait dengan Wabah “Virus Corona” yang bersumber di Wuhan China, dengan mengintruksikan kepada seluruh penjabat Aceh untuk SIAGA-1, mengingat ada mahasiswa Aceh yang sedang berada di Wuhan, China.

Mahasiswa Aceh yang sedang berada di China berjumlah 12 orang,merakan adalah Fadil – CCNU, Wuhan – Aceh Utara, Siti Mawaddah – Huda, Wuhan – Sigli, Alfi Rian – WUT, wuhan Aceh Utara, Ory Safwar – CCNU, wuhan –  Banda Aceh, Siti sahara – WHUT, Wuhan – Aceh Tenggara, Hayatul-HUST, wuhan Lhoksumawe, Maisal- HUST , wuhan – Aceh Besar, Jihadullah -WHU, wuhan, Banda Aceh, Ita Kurniawati- WHU, wuhan – Nagan Raya, Agus – zhongnan, wuhan- Sabang, Intan Maghfirah – JISU CC – Banda Aceh (Sekarang di Wuhan ), SAPRIADI – JISU CC Meulaboh (Sekarang di Wuhan).

Untuk memantau perkembangan mereka Plt Gubernur telah menunjuk selaku koordinator Ass. II T. Ahmad Dadek, dengan anggota Kadinsos Alhudri, Kadiskes Hanif, Kalak BPBA Sunarwadi, Kadishub Junaidi.

Plt Gubernur Aceh bersama Kepala Dinas Sosial terus melakukan kontak Kedutaan Indonesia di China dan dengan masyarakat Aceh terutama di Wuhan. Posko ini dibentuk untuk memastikan bahwa kontak dengan masyarakat di Wuhan dan China terus terjalin, kedua Pemerintah Aceh memastikan bahwa logistik masyarakat Aceh di Wuhan bisa terjamin, ketiga jika ada kesempatan untuk evakuasi maka kita harapkan mereka segera dikeluarkan dari sana.

SAG menambahkan, Plt Gubernur Aceh sudah berkomunikasi dengan Alfi salah satu mahasiswa yang masih terisolisi di Wuhan China, mereka semua dibawah pantauan pemerintah Aceh selama 24 jam dan Pak Nova juga mengatakan akan mendukung kebutuhan logistik mereka disana.

Asisten II Setda Aceh Teuku Ahmad Dadek, juga telah berkomunikasi dengan Alfi yang menyampaikan pesan kepada keluar di Aceh agar tetap tenang dan mereka juga semuanya dalam keadaan sehat. Alfi juga mengatakan bahwa Plt Gubernur Aceh sedang memantau 24 jam keberadaan mereka. (*)

Pos terkait