Apel Gabungan Patroli Laut Bea Cukai-Polairud Polda Aceh di Pelabuhan Krueng Geukueh

  • Whatsapp
Bea Cukai Aceh dan Polairud Polda Aceh menggelar apel pembuka sinergi operasi patroli laut dalam mencegah penyelundupan barang impor maupun narkoba di Perairan Aceh di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Senin (22/2/2021). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWE – Bea Cukai Aceh dan Polairud Polda Aceh menggelar apel pembuka sinergi operasi patroli laut dalam mencegah penyelundupan barang impor maupun narkoba di Perairan Aceh di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Senin (22/2/2021).

Apel gabungan yang diikuti tim Paroli laut Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Aceh.

Bacaan Lainnya

 

Kepala Bea Cukai Aceh Safuadi mengatakan, sinergitas ini sebagai tindak lanjut MoU (perjanjian) Bea Cukai dengan Baharkam Polri dalam peningkatan sinergi tugas di lapangan, pada tanggal 24 Augustus 2020.

Sudah kedua kalinya sinergi luar biasa yang dilakukan oleh 2 (Dua) instansi yang berbeda, tetapi punya tujuan yang sama unity effort, bagaimana kita menyatukan tekad kebersamaan dan tujuan yang ingin sama-sama kita capai.

Kepala Bea Cukai Aceh Safuadi, Dir Polairud Polda Aceh, Kombes Hadi Purnama bersama Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Dimmi Oumry melakukan peninjauan kapal Bea Cukai dan patroli di kawasan perairan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Senin (22/2/2021). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

“Dalam hal ini, ini kali kedua setelah tahun lalu kita lakukan patroli gabungan di Langsa, yang hasil tahun lalu luar biasa, maka berdasarkan hasil capaian tahun lalu kita teruskan lagi kegiatan tahun ini, dan tentunya berharap bahwa tahun ini juga bisa juga menghasilkan kegiatan penegahan maupun upaya-upaya mengurangi tindak pelanggaran yang dilakukan oknum-oknum masyarakat,” kata Safuadi kepada awak media disela-sela patroli di kawasan perairan Krueng Geukueh.

Tujuan operasi patroli laut, kita berusaha untuk melindungi garis pantai kita dari masuknya barang-barang yang terlarang, seperti barang-barang yang di impor secara ilegal, karena dalam ketentuannya legal itu mudah maka kita dorong mereka untuk melakukan kegiatan di pelabuhan resmi, jadi tidak perlu harus melakukan kegiatan ilegal.

“Kita ingin mendorong kegiatan ekspor agar berkembang dengan luar biasa dan menjadi negara produsen yang menghasilkan komoditi ekspor dan kita mampu mensubtitusi impor produk yang kita buat sendiri dalam negeri,” ujar Safuadi.

Kepala Bea Cukai Aceh Safuadi, Dir Polairud Polda Aceh, Kombes Hadi Purnama bersama Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Dimmi Oumry di atas Kapal Bea Cukai di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Senin (22/2/2021).

 

Selain itu, Dir Polairud Polda Aceh, Kombes Hadi Purnama mengatakan, pada intinya kami siap mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Bea Cukai untuk menjaga keamanan masuknya barang ilegal ke Indonesia, khususnya di perairan Aceh.

Sesuai program pak kaporli, salah satunya meningkatkan ekonomi yang selama ini terpuruk, apalagi dengan pandemi ini ekonomi kita mines. Oleh karena itu, sinegri antara Bea Cukai dan Polairud harus tetap dijaga, ujar Kombes Hadi.

Setelah apel selesai, Kepala Bea Cukai Aceh Safuadi, Dir Polairud Polda Aceh, Kombes Hadi Purnama bersama Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Dimmi Oumry melakukan peninjauan kapal Bea Cukai dan patroli di kawasan perairan Krueng Geukueh. []

Pos terkait