APSARA Aceh Minta KPU Bekerja Profesional dalam Rekapitulasi Suara

  • Whatsapp
apsara aceh

LHOKSEUMAWE – Massa tergabung dalam Aliansi Penyelamat Suara Rakyat (APSARA) Aceh menggelar aksi damai di depan Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe, Kamis, (25/4).

Mereka meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak berlaku curang dalam proses rekapitulasi penghitungan suara.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya massa juga sempat berorasi di depan Masjid Islamic Center Lhokseumawe. Setelah menyampaikan orasi, massa bergerak ke Kantor KIP Lhokseumawe untuk berorasi menuntut penyelenggara pemilu bekerja prefesional dalam proses penghitungan suara.

Penasihat APSARA, Tgk. Muslim At Thahiri didampingi Koordinator aksi, Khairul Rizal menjelaskan, apabila secara terus menerus terjadi kecurangan maka pihaknya akan melawan untuk mendapatkan keadilan. Aksi yang dilakukan ini, katanya, karena banyak terjadi kecurangan yang diduga dilakukan oleh KPU dengan alasan salah input data untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.

“Apabila kecurangan serupa terus saja terjadi, kami akan terus melawan dan siap mengambil risiko apapun. Proses rekapitulasi penghitungan suara ini kita kawal sampai tuntas,” ujar Tgk. Muslim.

Oleh sebab itu, kami menuntut pihak KPU bekerja netral dan jangan melakukan kecurangan. Selain itu pihaknya juga minta KPU agar teliti dalam melakulan rekapitulasi suara yang dimasukkan ke Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU RI.

Sementara itu, massa Apsara Aceh disambut dua komisioner KIP Lhokseumawe, Mulyadi dan T. Marbawi. Setelah beberapa menit berorasi, kemudian perwakilan massa melakukan pertemuan dengan komisioner di dalam gedung KIP tersebut.

Komisioner KIP Lhokseumawe, T. Marbawi mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan Apsara yang meminta KIP netral dan jangan melakukan kecurangan dalam proses rekapitulasi penghitungan suara. Dia menilai aksi yang dilakukan itu salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap KIP.

“Kami sangat menginginkan kritikan dan saran dari pihak manapun, karena tanpa ada dukungan dari masyarakat tentunya kami tidak bisa menyukseskan pesta demokrasi ini. Tuntutan mereka (Apsara) itu baik, mereka minta kejujuran dan ini yang harus dilakukan untuk benar-benar mengawal suara rakyat,” kata Marbawi kepada wartawan usai pertemuan dengan perwakilan massa Apsara, di kantor KIP.

Pos terkait