Bea Cukai Aceh-Sumut Gagalkan Penyeludupan 40 Ton Rotan Dari Aceh Ke Malaysia

  • Whatsapp
bea cukai gagalkan penyeludupan rotan
Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi (Kanan) bersama Barang Bukti Rotan Seludupan. Foto: Doc Bea Cukai Aceh

SUMUT – Petugas Bea Aceh dan Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya penyeludupan 40 ton rotan ke Penang, Malaysia, melalui perairan laut Pantai Keuremak, Aceh Tamiang.

Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi mengatakan penyeludupan rotan ini digagalkan melalui operasi patroli laut terpadu Jaring Sriwijaya 2019. Saat kapal patroli BC 10002 melakukan pengejaran terhadap KM Bintang Kejora berdasarkan adanya informasi dari masyarakat.

Bacaan Lainnya

Saat pemeriksaan awak kapal dan muatan, ditemukan 40 ton rotan yang tidak dilengkapi dengan dokumen kepabeanan yang sah. Seperti surat Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) maupun surat dari karantina tumbuhan.

“Hasil temuan KM Bintang Kejora yang berasal dari Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang memuat 40 ton rotan, yang diperkirakan bernilai Rp 680 juta,” kata Safuadi saat memperlihatkan barang bukti rotan di halaman dermaga Kanwil Dirjen Bea Cukai di Jalan Karo Belawan, Selasa (25/6) siang.

Dengan menunjukkan Surat Bukti Penindakan, petugas kemudian melakukan penyitaaan dan KM Bintang Kejora digiring ke dermaga DJBC Belawan untuk penyidikan lebih lanjut.

Safuadi menyebut kegiatan ekspor rotan dalam bentuk utuh atau tanpa diolah adalah tindakan terlarang, sesuai peraturan menteri perdagangan RI No 44/M-DAG/PER/7/2012, tertanggal 18 Juli 2012 tentang barang dilarang ekspor.

“Saat ini telah ditahan 6 TSK awak kapal KM Bintang Kejora termasuk nahkoda berinisial R (54), di rumah tahanan kelas II B Labuhan Deli, Medan,” pungkas Safuadi. (*)

Pos terkait