Beberkan Pengalaman 2014, Kubu Prabowo-Sandi Ogah Gugat ke MK

  • Whatsapp
kubu prabowo sandiaga uno

JAKARTA – Kendati menolak hasil penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU), kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan tidak akan menempuh jalur hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Enggak, enggak. MK enggak,” ujar Juru Bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Muhammad Syafi’i di Gedung DPR Senayan Jakarta Rabu (15/5).

Bacaan Lainnya

Politikus Partai Gerindra ini pun membeberkan pengalaman koalisi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa saat menggugat hasil Pilpres 2014 ke MK.”Di 2014 yang lalu kita punya pengalaman yang buruk dengan MK,” kata anggota Komisi III DPR ini.
Dia melanjutkan, saat itu tim Prabowo-Hatta membawa 19 unit mobil truk berisi barang bukti C1 yang diklaim valid. Kata dia, saat itu Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menegur komisioner KPU daerah yang ditemukan kecurangan, bahkan melakukan pemberhentian.

“Tapi kemudian dengan sangat mudah MK pada waktu itu mengatakan seandainya ini diperiksa satu per satu, toh perubahan angka kemenangan itu tidak akan berubah, paling hanya menambah 1-2 persen saja suara Pak Prabowo waktu itu,” katanya mengutip keputusan MK saat itu.

Sehingga, lanjut dia, MK mengetuk palu untuk memenangkan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) saat itu tanpa memeriksa data yang dibawa Kubu Prabowo-Hatta.

“Kalau hari ini yang pemilunya curang itu saya pikir datanya bisa lebih dari 19 truk, dan kami punya keyakinan MK tidak akan melakukan pemeriksaan sama seperti pemilu lalu,” tuturnya.

Sebab, kata dia, MK tidak sanggup memeriksa data kecurangan yang ada. “MK telah berhasil membuat kami tidak memiliki kepercayaan bahwa mereka akan melakukan persidangan secara objektif,” tuturnya.

Pos terkait