BNN, DPO 7 Pelaku Kasus Selundup Sabu Malaysia-Aceh Utara

  • Whatsapp
listrik aceh utara
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Utara Pipuk Firman Priyadi. Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

ACEH UTARA – Kasus penyelundupan sabu 12 kotak seberat 13,2 kilogram dari Malayasia ke Perairan Seunuddon Aceh Utara pada Maret 2020 masih ada 7 orang yang diduga terlibat dalam kasus penyelundupan sabu tersebut sekarang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) BNN RI.

Para tersangka itu  diboyong dari Aceh Utara ke Jakarta setelah ditangkap pada 24 Maret 2020 di kawasan Seunuddon bersama barang bukti 13.2 kilogram sabu yang dimasukkan dalam jeriken kemudian ditanam di belakang rumah Mahyiddin.

Bacaan Lainnya

Karena itu BNN sudah melayangkan surat permohonan bantuan penangkapan terhadap 7 DPO yang ditujukan kepada Kepala Bagian Reskrim Polri.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Utara Pipuk Firman Priyadi melalui Kasi Pidana Umum Yudhi Permana didampingi Jaksa Fungsional Harri Citra kepada awak Media di Lhoksukon, Rabu (15/7/2020) mengatakan, dalam berkas yang dilimpahkan BNN tersebut juga disebutkan ada tujuh orang yang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Salah satu diantaranya adalah MB pemilik barang yang menyuruh Mahyiddin mengambil barang di Malaysia.

Selain itu, dari enam DPO lainnya KM adalah istri dari Mahyiddin dan Kak Ipar dari Mahyiddin juga masih buron dalam kasus tersebut. []

Pos terkait