Cegah Corona, Pemkot Minta Warkop Tutup

  • Whatsapp
penyebaran virus covid-19
Pengunjung disalah satu warkop di Banda Aceh ditengah wabah corona. Foto : Doc Kanalinspirasi.com

BANDA ACEH – Guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengintruksikan untuk menutup semua tempat keramian di Kota Banda Aceh sementara waktu, intruksi tersebut keluar, Minggu (22/3) setelah disepakati dalam rapat Forkopimda Kota Banda Aceh.

Walikota menjelaskan, sejumlah tempat yang mesti ditutup antara lain tempat keramaian seperti warung kopi, caffe dan tempat-tempat berkumpulnya banyak oraang termasuk lokasi wisata, seperti Pantai Ulee Lheue.

Bacaan Lainnya

Ditambahkan, khusus untuk Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, akan disiapkan prosedur penanganan evakuasi Orang Dalam Pemantuan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dari Sabang dan Pulau Aceh.

Sedangkan Warung Kopi, cafe, tempat karaoke, wahana permainan dan pusat hiburan lainnya semua harus ditutup sementara waktu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, namun tidak disebutkan apakah pasar ditutup atau tetap buka.

Keluarnya intruksi tersebut menyahuti, tindaklanjut dari Surat Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah dengan nomor 440/5242 tertanggal 22 Maret 2020. Apalagi saat ini, penyebaran virus Covid-19 sangat cepat.

Semua pihak dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Karenanya kebijakan menutup tempat-tempat keramaian menjadi salah-satu upaya pencegahan preventif untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus. Warga diimbau sementara menahan diri, tetap berada dirumah dan mengikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah.

“Kita ambil kebijakan ini karena imbauan menjauhi keramaian sepertinya belum mendapat perhatian serius warga, padahal ini langkah antisipasi untuk menjaga diri, keluarga dan sesama. Mari kita sayangi diri, keluarga dan semuanya,” sebutnya.

Bagi pelaku usaha tempat keramaian, warung kopi, cafe dan sarana hiburan yang melanggar akan lakukan proses hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku seperti yang telah tertuang dalam Maklumat yang dikeluarkan Kapolri.

Menindaklanjuti kebijakan ini, Wali Kota meminta Satpol PP yang dibantu pihak TNI dan Kepolisian melakukan pengawasan agar intruksi ini berjalan sebagaimana mestinya.
Masih Buka.

Pantauan Kanal Inspirasi.com, sejumlah warkop dalam Kota Banda Aceh,masih tetap membuka usahanya, meskipun ada larangan dari Pemerintah Kota Banda Aceh, diantara warkop masih terlihat buka seperti di Jalan MR Muhammad Hasan Suka Damai dan Batoh, warkop di kawasan Peunayong, Darussalam, jalan Makam Pahlawan, kawasan Jambo Tape, Jalaan T Iskandar, Jalan Cik Titoro dan sejumlah tempat lain juga masih terlihat buka dan dipasar peunayong dan peuniti dan sejumlah pasar lain juga terlihat masih ramai dikunjungi warga untuk membeli berbagai kebutuhan pokok. (mh)

Pos terkait