Danlanal Lhokseumawe Pimpin Patroli Keamanan Laut di Selat Malaka

  • Whatsapp
lanal lhokseumawe
Danlanal Lhokseumawe, Letkol Laut (P) Muhammad Dimmy Oumry didampingi Dankal Kapten Laut Fernandes memimpin Patroli Keamanan Laut dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireuen I-1-70, mencegah keluar masuk migrasi WNI atau WNA dan juga mengantisipasi tindak kejahatan di perairan Selat Malaka, Aceh, Kamis (9/7). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWEPangkalan TNI AL (Lanal) Lhokseumawe di bawah Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I Belawan, Koarmada l terus memperketat wilayah dengan patroli keamanan laut, menyisir perairan Selat Malaka, Aceh, Kamis (9/7).

Menindaklanjuti instruksi Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksda TNI Ahmadi Heri P., mengenai pemutusan mata rantai pandemi Covid-19, Lanal Lhokseumawe yang geografi lautnya berbatasan langsung dengan negara tetangga menggelar operasi penyekatan laut. Operasi difokuskan untuk mencegah keluar masuk migrasi WNI atau WNA.

Bacaan Lainnya

Danlanal Lhokseumawe, Letkol Laut (P) Muhammad Dimmy Oumry didampingi Dankal Kapten Laut Fernandes memimpin Patroli Keamanan Laut dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireuen I-1-70, mencegah keluar masuk migrasi WNI atau WNA dan juga mengantisipasi tindak kejahatan di perairan Selat Malaka, Aceh, Kamis (9/7/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Komandan Lanal Lhokseumawe, Letkol Laut (P) Muhammad Dimmy Oumry, memimpin Patroli Keamanan Laut dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireuen I-1-70, di perairan Lhokseumawe.

Danlanal Lhokseumawe, Letkol Laut (P) Muhammad Dimmy Oumry didampingi Dankal Kapten Laut Fernandes memimpin Patroli Keamanan Laut dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireuen I-1-70, menyisir perairan Selat Malaka, Aceh, Kamis (9/7). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Kegiatan operasi tersebut juga menyisir garis pantai sepanjang wilayah kerjanya mulai dari perairan Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa sampai Seruway, Aceh Tamiang. Hal ini untuk mengantisipasi penyelundupan senjata, narkoba, illegal immigrant, serta perompakan di laut.

Prajurit TNI Angkatan Laut Lanal Lhokseumawe saat melakukan pemeriksaan suhu tubuh para nelayan mengantisipasi penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 lewat ‘jalur tikus’ (jalur tidak resmi) yang kerap digunakan keluar masuk para migrasi WNI atau WNA di Perairan Selat Malaka, Aceh, Kamis (9/7). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

“Selat Malaka merupakan choke points yang sangat strategis jalur pelayaran, di samping itu juga menjadi jalur perdagangan internasional yang memiliki lalu lintas terpadat. Namun, kondisi tersebut sangat rentan terhadap aksi kejahatan perompakan dan pembajakan,” kata Danlanal Letkol Laut (P) Dimmy.

Prajurit TNI KAL Bireuen, Lanal Lhokseumawe, melakukan patroli Keamanan Laut mencegah keluar masuk migrasi WNI atau WNA dan juga mengantisipasi tindak kejahatan di perairan Selat Malaka, Aceh, Kamis (9/7). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

 

Prajurit TNI KAL Bireuen, Lanal Lhokseumawe, melakukan patroli Keamanan Laut mencegah keluar masuk migrasi WNI atau WNA dan juga mengantisipasi tindak kejahatan di perairan Selat Malaka, Aceh, Kamis (9/7). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Selain itu, Danlanal mengimbau kepada warga Lhokseumawe dan sekitarnya agar menghindari untuk melakukan migrasi ke negara tetangga atau membantu pelintasan WNA karena dapat mengganggu pencegahan pandemi Covid-19.

Seperti kejadian beberapa waktu lalu atas kasus KM Nelayan 2017.811 yang angkut WNA di perairan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, dapat dijadikan pelajaran berharga bagi warga Lhokseumawe maupun sekitarnya.

Danlanal Lhokseumawe, Letkol Laut (P) Muhammad Dimmy Oumry didampingi Dankal Kapten Laut Fernandes memimpin Patroli Keamanan Laut dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireuen I-1-70, mencegah keluar masuk migrasi WNI atau WNA dan juga mengantisipasi tindak kejahatan di perairan Selat Malaka, Aceh, Kamis (9/7). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Menurut Dimmy, operasi yang digelar Lanal Lhokseumawe dapat berhasil, kalau terjalin kemitraan yang baik dengan masyarakat. Tentu sebelumnya dengan instansi terkait.

“Oleh karena itu, kita berharap kemitraan dan sinergitas dari semua komponen masyarakat dan instansi terkait lainnya dengan Lanal Lhokseumawe dalam pencegahan berbagai potensi pelanggaran melalui jalur laut, sebagai salah satu upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dari berbagai ancaman yang datang dari luar,” pungkasnya. (mad)

Pos terkait