Demo Usai Pelantikan DPRK Lhokseumawe, Mahasiswa Keluarkan 12 Pernyataan Sikap

  • Whatsapp
demo dprk lhokseumawe
Mahasiswa Keluarkan 12 Pernyataan Sikap saat menggelar demo usai pelantikan 25 anggota DPRK Lhokseumawe periode 2019-2021 di Gedung DPRK, Lhokseumawe, Selasa (10/9). Foto: Rahmat Mirza - Kanalinspirasi.com

LHOKSEUMAWE – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Lhokseumawe, menggelar demo saat pelantikan 25 anggota DPRD periode 2019-2021 di Gedung DPRD Lhokseumawe, Selasa (10/9).

Dalam orasinya, koordinator aksi Muhammad Fadli meminta agar anggota DPRD baru melakukan pengawasan ketat terhadap kinerja Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Bacaan Lainnya

Mereka meminta wakil rakyat itu berpikir cara mengentaskan angka kemiskinan dan pengangguran. “Mendesak DPRK dan Pemerintah Kota Lhokseumawe memperjelas posisi dalam urusan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun NGL,” ujar Fadli.

Tuntutan lainnya, mahasiswa meminta agar DPRK mengawasi distribusi pupuk dan gas bersubsidi untuk masyarakat miskin.

Terakhir, mereka meminta anggota dewan menepati janjinya saat kampanye dan harus mengambil kebijakan yang pro terhadap kepentingan rakyat.

“Dewan harus turun langsung ke lapangan, agar tahu persis keluhan rakyat Lhokseumawe,” kata Fadli.

demo dprk lhokseumawe
Mahasiswa Keluarkan 12 Pernyataan Sikap saat menggelar demo usai pelantikan 25 anggota DPRK Lhokseumawe periode 2019-2021 di Gedung DPRK, Lhokseumawe, Selasa (10/9). Foto: Rahmat Mirza – Kanalinspirasi.com

Sementara itu, anggota DPRK Lhokseumawe T. Sofianus menyatakan, pihaknya menyambut baik kritikan dan masukan yang disampaikan para mahasiswa yang dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja dewan ke depan.

Saat demo berlangsung, mahasiswa juga sempat membacakan 12 poin pernyataan sikap yang terkait kemiskinan, KEK Arun, dan hal lainnya.

1. Mendesak kejelasan kota Lhokseumawe di KEK Arun.

2. KEK Arun harus prioritaskan pekerja dari putra-putri daerah.

3. Dana Otsus Kota Lhokseumawe harus dikelola dengan transparan

4. Meminta DPRK Lhokseumawe untuk mendesak Pemko agar memfungsikan infrastruktur yang terbengkalai

5. Merealisasikan janji kampanye seluruh DPRK Lhokseumawe

6. Mendesak DPRK Lhokseumawe untuk memperkuat dan mempertegas fungsi pengawasan terhadap Pemko.

7. Memperhatikan pemerataan pupuk subsidi di Kota Lhokseumawe.

8. Mencari solusi konkret untuk mengentaskan kemiskinan di kota Lhokseumawe.

9. Tuntaskan kelangkaan gas di kota yang terkenal dengan sumber daya energinya.

10. DPRK harus mendesak Pemkot agar menciptakan tata kelola kota yang sesuai dengan Qanun Kota Lhokseumawe No 01 tahun 2014.

11. Menciptakan DPRK Lhokseumawe yang bebas dari KKN

12. Menegakkan syariat islam di kota Lhokseumawe yang terkenal dengan slogan  islaminya.

Selanjutnya demo diisi dengan penandatanganan surat pernyataan terkait isi tuntutan mahasiswa oleh Ketua Sementara DPRK Lhokseumawe, Ismail A Manaf. (*)

Pos terkait