Dewan Fraksi PA Minta Pemkab Aceh Utara Siapkan Rencana Kontijensi

  • Whatsapp
Anggota Komisi V DPRK Aceh Utara, Fraksi Partai Aceh (PA) Tgk Nazaruddin.

ACEH UTARA – Anggota Komisi V DPRK Aceh Utara, Fraksi Partai Aceh (PA) Tgk Nazaruddin meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk segera menyiapkan Rencana Kontijensi (Renkon) kesehatan dengan melibatan semua stakeholder untuk penangana virus corona (covid-19).

Tgk Nazaruddin menyebutkan, rencana Kontijensi ini pemerintah mengajak seluruh stakeholders yang ada baik, Pemerintah maupun perusahan milik negara dan daerah maupun swasta untuk ikut serta membantu melalui CSR atau dana sosial untuk memperkuat kapasitas kesehatan masyarakat dalam mengantisipasi peyenbaran virus corona.

Bacaan Lainnya

Lanjutnya, renkon itu lebih kepada langkah-langkan disusun menghadapi situasi darurat seperti saat ini dengan melihat kekuatan yang ada.

Selain itu, Pemkab Aceh Utara melalui satuan tugas covid-19 diminta untuk segera menyediakan wastafel portable dan sabun dipusat pembelanjaan seperti pasar-pasar di setiap kecamatan. Menurut Nazaruddin, skemanya bisa kerjasama dengan perusahaan yang ada, sementara kebutuhan air bisa disupply air bersih dari Perusahan Daerah Air Minum (PDAM).

Nazaruddin meminta pemerintah untuk melakukan penyemprotan disinfektan dan penyediaan hand sanitizer di setiap mesjid yang ada di jalan lintas harus dilakukan segera, sehingga memberi kenyamanan bagi jama’ah.

“Disamping itu Pemkab segera mendesak pihak perbankan melalui Bank Indonesia (BI) agar segera menyediakan handsanitizer di semua galeri ATM. Meskipun surat himbauan gubernur Aceh sudah disampaikan, sampai kemarin kita melihat masih banyak ATM yang belum tersedia,”kata Nazar kepada awak media, Jumat (27/3).

Menurut Nazar, seperti sosialisasi dengan pemasangan spanduk dilakukan setiap kecamatan itu masih kurang efektif, sehingga perlu sosialisasi konkrit dengan terus mengaktifkan faskes puskesmas untuk mengsosialisasi langsung kepada masyarakat.

Jadi hal yang harus dilakukan pemerintah ialah menyiapkan rencana kontijensi kesehatan dan ekonomi rakyat. Seperti memetakan jumlah titik ruang publik yang tidak mungkin ditutup misalnya pasar dan masjid, melihat ketersediaan anggaran, menyiapkan pola stok pangan, hingga memantau harga bahan pokok di pasar. Jangan kondisi kita sekarang, bahan pokok semuanya melambung tinggi. Di satu sisi pergerakan masyarakat kita batasi ” pungkasnya.

“Mari, sama-sama kita menjaga kesehatan, baik keluarga maupun lingkungan sekitar. Kita ikuti arahan pemerintah. Jangan menyebarkan informasi yang belum resmi dari sumber pemerintah. Semoga Allah SWT menjauhkan musibah ini dari kita semua “tutup Tgk Nazar.

Pos terkait