Di Abdya Harga Daging Meugang Capai 200 Ribu Rupiah Perkilogram

  • Whatsapp

ABDYA – Hari meugang jelang Idul Adha 1442 H, harga pasaran daging sapi/kerbau lokal di Aceh Barat Daya mencapai Rp.200.000 /Kg, sedangkan pada hari-hari biasanya dijual pada kisaran harga Rp. 150.000 /Kg. Sebagaimana diutarakan Aidil yang merupakan seorang pedagang daging di Kecamatan Kuala Batee.

Sementara itu, Mumu Muhamad yang merupakan penyedia daging sapi impor berserifikat halal di Kota Blangpidie mengaku menjual dengan harga Rp. 120.000,-/Kg.

Bacaan Lainnya

“Saya menjual dengan harga Rp. 120.000/Kg, tapi pagi ini juga stok sudah habis diserbu pembeli.” Ungkapnya ketika dihubungi via layanan pesan singkat.

Meugang tahun ini tentu sangat berbeda dengan tradisi pada tahun-tahun sebelum situasi pandemi covid-19 yang mana pemotongan hewan dan penjualan terpusat di pinggir sungai Krueng Beukah, Kota Blangpidie, dekat dengan Rumah Potong Hewan (RPH) Aceh Barat Daya, sehingga hari tersebut akan hadir ribuan orang baik pedagang maupun pembeli daging dari seluruh penjuru kabupaten.

Sejak pandemi covid-19, kebijakan pemerintah kabupaten melarang tradisi tersebut demi menghindari hal-hal yang bertentangan dengan protokol kesehatan yang berlaku saat ini.

Meskipun ada perbedaan harga yang menyolok antara daging lokal dengan impor, secara umum masyarakat Aceh Barat Daya lebih menyukai daging lokal dengan alasan dagingnya masih segar dibandingkan dengan daging impor yang sudah dibekukan walaupun keamanan dan kehalalan produk tetap terjaga dengan sangat baik. (*)

Pos terkait