Diduga Ribut Dengan Pacar, Seorang Wanita Tewas Terlindas

  • Whatsapp
wanita paruh baya dilindas dump truck
Ilustrasi Kecelakaan dilindas Dump Truck. Foto: Ist

TAKENGON – Seorang wanita paruh baya, YN (30 tahun), tewas akibat dilindas dengan menggunakan Dump Truck oleh MM pengemudi Truck yang diduga kekasih YN, Sabtu kemarin, (12/10), sekitar pukul 02.00 Wib. diseputaran Jalan Lintang, Kampung Nunang Antara, Kecamatan Bebesen Aceh Tengah.

Berdasarkan keterangan saksi mata yang juga teman korban, Yuli, dirinya melihat awalnya korban YN sempat cek-cok adu mulut dengan MM, keributan berlangsung lama, hingga akhirnya MM langsung naik ke mobilnya mengambil ancang-ancang untuk segera berangkat.

Lebih lanjut, saksi mata, melihat gelagat MM yang hendak pergi meninggalkannya begitu saja, YN berlari kearah depan Truck untuk menghadang laju Truck yang dikemudikan oleh MM.

Entah karena khilaf atau mungkin karena tidak melihat keberadaan YN didepan Trucknya, MM malah menggas Truck yang dikemudikannya dengan kencang, sehingga Truck tersebut menabrak YN.

“Awalnya sekitar pukul 02.00 Wib, ketika hendak pulang kami melihat ada dua orang sedang ribut-ribut dijalan, tidak lama kemudian tiba-tiba ada seorang laki-laki naik keatas Truck dan menabrak seorang wanita teman ributnya tadi,” ujar Yuli, saksi mata.

Melihat hal Kejadian tersebut, saksi dan teman-temannya langsung berlari kearah korban yang sudah tergeletak ditengah jalan, terlihat korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Melihat kondisi korban yang sudah keritis, saksi dan beberapa orang teman lainnya segera membawa korban ke Rumah Sakit Umum Datu Beru yang letaknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sesampainya di rumah sakit, korban mendapatkan perawatan dari Tim medis, namun korban tidak mempunyai indentitas apapun pada dirinya, bahkan teman-teman korban yang menjenguk juga tidak dapat membantu menunjukkan indentitas korban.

Menurut saksi,korban sempat dirawat dirumah sakit hingga pukul 15.00 Wib, karena tidak mempunyai indentitas, korban yang belum sembuh, oleh pihak rumah sakit dipulangkan, dengan menggunakan jasa becak mesin yang mangkal didepan rumah sakit.

Namun ketika masih diatas becak, korban sudah menghembus nafas terakhirnya, sehingga oleh situkang becak, jenazah korban dikembalikan ke rumah sakit.

Lalu, kata saksi lagi, jenazah korban diambil oleh pihak keluarganya dan dibawa pulang ke Kampung Kala Nareh, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi, melalui kasatreskrim Iptu Agus Riwayanto Diputra, ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya telah mengetahui tentang kejadian tersebut dan sedang mendalami masalah ini.

“Sejauh ini kita sudah mendapatkan laporan terkait hal itu, dan sedang kita dalami,” ujarnya. (*)

Pos terkait