Dikarantina Karena Virus Corona, Seorang Warga China Bunuh Diri

  • Whatsapp
virus corona di china warga china bunuh diri
China mengatakan Amerika Serikat (AS) menciptakan dan menyebarkan ketakutan akan virus Corona di China, alih-alih menawarkan bantuan yang signifikan. Foto/Reuters

JEDDAH – Seorang warga China bunuh diri setelah dikarantina di sebuah rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi, karena dicurigai terinfeksi virus Corona jenis baru, Covid-19. Orang yang bunuh diri itu masih bertatus mahasiswa.

Aksi bunuh diri itu telah dikonfirmasi Direktorat Kesehatan di Jeddah pada Sabtu malam pekan lalu.

Bacaan Lainnya

“Salah satu siswa yang tinggal di Kerajaan tiba di King Fahd Hospital di Jeddah yang dimediasi oleh Bulan Sabit Merah pada hari Jumat pagi. Dia dicurigai terinfeksi virus pernapasan menurut gejala-gejalanya pada saat dirawat di rumah sakit, dan dia dirawat sesuai dengan norma medis,” kata Direktorat Kesehatan Jeddah dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Middle East Monitor, Senin (17/2).

Baca Juga : 3 WNI Awak Kapal Diamond Princess Terinfeksi Virus Corona

“Semua tindakan pencegahan telah diambil, dan dia ditempatkan di ruang isolasi sampai hasil laboratorium dikeluarkan, yang muncul pada Sabtu pagi dan menunjukkan bahwa tidak ada infeksi dengan virus (Covid-19),” lanjut pernyataan tersebut.

“Pasien ditempatkan di ruang isolasi yang tertutup sepenuhnya. Namun, ia melemparkan dirinya keluar dari ruangan setelah melepas tombol pengaman jendela, pada pukul 00.24 pagi, dan kemudian pejabat resmi dan keamanan memulai penyelidikan atas insiden tersebut,” imbuh pernyataan Direktorat Kesehatan Jeddah.

Sebuah surat kabar lokal melaporkan pada hari Sabtu melaporkan seorang pasien China yang berusia 30-an tahun melemparkan dirinya dari lantai tiga sebuah rumah sakit pemerintah di Jeddah, dan kemudian meninggal.

Pos terkait