Dinas Pendidikan Aceh Utara Gelar Upacara HUT PGRI di SMAN 1 Dewantara

  • Whatsapp
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Dewantara Mustafa didampingi para guru saat pelepasan balon peringatan HGN dan HUT PGRI ke-75 di SMA Negeri 1 Dewantara, Aceh Utara, Senin (30/11/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

ACEH UTARA – Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020 bertempat di SMA Negeri 1 Dewantara, Senin (30/11).

Inspektur upacara di pimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Utara, Muridho.

Bacaan Lainnya

“Meski masih dalam suasana ditengah pandemi Covid-19, hari ini kita semua para Guru, Pendidik, dan tenaga kependidikan merayakan peringatan hari ulang tahun ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2020 dengan khidmat dan mematuhi protokol kesehatan,” kata Sekdis Pendidikan Muridho.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Dewantara Mustafa menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Guru Nasional dan HUT PGRI. “Alhamdulillah, PGRI Kabupaten Aceh Utara mengambil tempat di SMA Negeri 1 Dewantara untuk membagikan hadiah dalam kegiatan yang mereka lakukan dalam rangka HGN dan HUT PGRI,” ujar Mustafa.

Kami dari SMA Negeri 1 Dewantara merasa bangga, karena tempat kami yang dipilih untuk pembagian hadiah tersebut. Nah, kami disini sangat terkesan dimana semua pengurus PGRI Kabupaten hadir.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Dewantara Mustafa memberikan bingkisan kepada guru berprestasi saat peringatan HGN dan HUT PGRI ke-75 di SMA Negeri 1 Dewantara, Aceh Utara, Senin (30/11/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Semua guru yang ada di SMA Negeri 1 Dewantara di khususkan dan umumnya di Aceh Utara agar lebih meningkatkan kapasitasnya, serta kompetensi sebagai guru. Sehingga kedepan guru di Aceh Utara menjadi terdepan diantara guru-guru yang lain di Aceh.

Harapan kami, guru di Aceh Utara bisa tembus di level nasional, apapun ceritanya tonggak keberhasilan sebuhan pendidikan ada di guru, kalau gurunya cerdas dan pintar, insyaallah anak-anaknya juga akan ikut. Tapi kalau gurunya selalu tertinggal dengan perkembangan zaman maka jangan harap anak-anak akan berhasil, ungkap Kepsek Mustafa. []

Pos terkait