Disorot Perayaan Ultah Anak Wali Kota Lhokseumawe Ditengah Covid-19

  • Whatsapp
Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya ketika merayakan ulang tahun sang anak ditengah pendemi covid-19. Foto : Doc Pri

LHOKSEUMAWE – Perayaan Ulang Tahun anak wali kota Lhokseumawe Suaidi Yahya yang videonya viral di Media Sosial mendapat sorotan dan sangat disesalkan warga Lhokseumawe, karena kegiatan tersebut digelar di tengah pendemi covid-19 dan kota itu masuk wilayah zona merah.

Royhan Ketua BEM Unimal meyebutkan, apa yang viral tentang ulang tahun putra Wali kota Lhokseumawe sangat disesalkan, harusnya beliau memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, apalagi dalam Keputusan Presiden dan Keputusan Gubernur Aceh, Kota Lhokseumawe masuk zona merah dan masyarakat harus mengikuti protokoler kesehatan pada saat beraktifitas di luar rumah.

Bacaan Lainnya

Dan Pak Wali kota memberlakukan jam malam, dan razia bagi pengunjung cafe atau keramaian agar mematuhi protokoler. Tetapi apa yang terlihat dalam video sempat viral di medsos pada saat beliau memarahi masyarakat berdagang yang tidak mematuhi protokoler. Itu yang dia tawarkan untuk masyarakat pada saat mengatasi penyebaran Virus Covid-19.

Anak Wali Kota Lhokseumawe memamerkan uang gulungan Rp.100 ribu dan Rp.50 ribu saat perayaaan ulang tahunnya. Foto : Doc Instagram

Maka ironis ketika viral video Suaidi Yahya dan keluarganya merayakan ulang tahun anaknya, dalam video yang beredar sama sekali tidak ada mematuhi protokoler kesehatan.

Dengan Kejadian ini beliau hilang kewibaan nya sebagai wali kota. Bapak Suaidi Yahya merupakan orang nomor 1 di Kota Lhokseumawe. Dia pemimpin yang sudah lama memimpin kota ini dan seharunya beliau meminta maaf kepada masyarakat Kota Lhokseumawe atas kesalahannya. Bukan melakukan pembelaan terhadap tingkah laku nya.

Selain dari aktivis mahasiswa perayaan ulang tahun anak Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya bersama dengan istrinya Cut Ernita di salah satu cafe ternama di kota Lhokseumawe itu heboh di media sosial, pada Kamis malam (4/6), karena tidak memakai masker dan tidak ada menjaga jarak disesalkan banyak pihak.

Apalagi, sebelumnya, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya sudah menerbitkan surat instruksi cegah Covid-19. Dia kerap berang terhadap pedagang kecil dan warung kopi yang tidak mengikuti protokoler kesehatan, tidak pakai masker dan tidak menjaga jarak. Bahkan Suaidi Yahya sempat mencabut izin sejumlah tempat usaha warung kopi dan cafe yang dianggap melanggar instruksinya.

Terlihat dalam video penuh dengan aksi bersukaria ketika kedua putra Suaidi Yahya pamer hadiah uang di dalam kue bolu yang sangat fantastis. Uang nilai Rp.100 ribu dan Rp.50 ribu disambung bagai tali, ditarik dalam bentuk gulungan bundar.

Dan video tersebut kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kota Lhokseumawe. Pasalnya kegiatan dilaksanakan di tengah Covid-19. Apalagi, Pemerintah Aceh mengeluarkan Surat Edaran Plt Gubernur Aceh Nomor 440/7810 untuk Bupati/Wali Kota terkait penerapan masyarakat produktif dan aman Corona Virus Diasease 2019 (Covid-19) pada kriteria Zona Merah dan Zona Hijau di Aceh yang diterbitan 2 Juni 2020. Kota Lokseumawe masuk wilayah zona merah.

Terkait dengan sorotan masyarakat Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya menjelaskan, kegiatan itu hanya ulang tahun biasa dan bukan perayaan hari tertentu serta mengikuti ketentuan protokol kesehatan. Kita hanya beberapa orang keluarga terdekat saja. Dan semuanya sudah kita lakukan pengecekan suhu jelasnya kepada awak media di kantor wali kota.

Ia menambahkan, tamu yang dari luar tidak diundang. Lagi pula di cafe itu ada petugas yang ditempatkan untuk mengawasi pendatang yang tidak menggunakan masker serta cuci tangan tidak boleh masuk.

“Itu kami lakukan di ruangan tertutup, mungkin kalau kita dikamar juga tidak menggunakan masker. Enggak mungkinlah satu keluarga kita menggunakan masker untuk berbicara dan makan. Namun kalau orang mengkritisi wajar saja,” ungkapnya.

Setelah selesai, kami langsung pulang, jadi kalau terkena Corona hanya keluarga di rumah, tidak pada orang lain. Jika orang lain juga melaksanakan keramaian dan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 kita juga tidak akan larang. (ra)

Pos terkait