DKP Aceh Akan Beri Bantuan Bagi Kelompok Budidaya Tiram di Tibang

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Tim prasarana dan sarana Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Aceh mengunjungi lokasi budidaya tiram di desa tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Senin (22/4). Siang.

Menurut Pantauan Kanalinslirasi, Tim Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh turun ke lokasi budidaya tiram ini guna melakukan identifikasi terhadap petani tiram dan juga pelaku budidaya tiram, untuk nantinya akan diberikan bantuan sarana dan prasarana yang merupakan program dinas perikanan dan kelautan tahun 2019, sehingga dengan jalannya dan tersalurnya bantuan tersebut, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus menunjang wisata kuliner di kota banda aceh.

Bacaan Lainnya

“Kami akan berikan bantuan kepada petani tiram dan juga budidaya tiram, sehingga kalau air pasang, petani tiram tidak kesulitan mencari tiram dan ini juga salah satu program dari pemerintah aceh yaitu “Program Aceh Caroeng”,” Kata kadis perikanan dan kelautan aceh, Cut Yusminar AP, M.Si didampingi samsul bahri, Kasi sarana dan prasarana Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh kepada Kanalinspirasi, Senin (24/4) siang.

Sementara itu, Keuchik Alue Naga, Faisal mengungkapkan, di gampong yang dipimpinnya sekarang sekitar 30% ibu-ibu nya berprofesi sebagai petani tiram dan pelaku budidaya tiram tradisional, Keuchik Faisal sangat mengharapkan, supaya pemerintah terus dan selalu memberikan penyuluhan, dampingan, monitoring, dan memantau, serta marketing tiramnya, sehingga tidak putus di tengah jalan.

“Hampir 30% ibu-ibu disini mata pencahariannya sebagai petani tiram, saya selaku Keuchik disini sangat mengharapkan kepedulian Pemerintah dalam hal pengembangan usaha tiram yang ada di disini Khususnya Gampong Alue Naga ini,” Imbuhnya.

Disamping itu, salah seorang petani tiram yang juga ketua kelompok tiram gampong tibang, yuariah, mengakui mencari tiram sudah dilakukan dari sebelum tsunami hingga sekarang, dan baru kali ini, mereka akan menerima bantuan. Ibu tiga anak ini, mengungkapkan kini mereka telah memiliki inovasi baru soal memasarkan tiram, yaitu melalui pasar online, dan hal ini, semakin meningkatkan penghasilan ibu-ibu di kelompok tiram ini.

“Kami sangat bersyukur Dengan adanya bantuan dari Pemerintah ini melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh, mungkin dengan bantuan ini kami akan terus berusaha dalam mengembangkan budidaya tiram ini agar bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang nantinya akan berkunjung kesini,”harapnya. (*)

Pos terkait