DPRK Aceh Besar Apresiasi Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Baitussalam

  • Whatsapp

ACEH BESAR – Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali menyampaikan apresiasi kepada Keuchik dan perangkat gampong Lam Hasan, yang bisa membangun gedung lapangan Futsal dengan memanfaatkan anggara dana desa.

“Ini adalah lapangan futsal pertama di gampong Lam Hasan yang dibangun dengan menganggarkan dasa desa hanya sebesar Rp 500 juta, kami memberi apresiasi kepada pemerintah Gampong,” kata Iskandar Ali saat meresmikan lapangan Futsal, Ahad (28/02/2021), didampingi Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Muhibuddin Ucok, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar Carbaini S.Ag.

Bacaan Lainnya

Iskandar Ali mengatakan, seluruh desa harus memanfaatkan dana desa dengan baik, namun tidak harus semua membangun lapangan futsal. Bagi desa yang sudah memiliki lapangan bola dapat diefektifkan.

“Desa lain bisa memanfaatkan jenis usaha lain, sesuai dengan  berpedoman dengan semboyan program One Village One Product atau satu desa satu produk unggulan,” ungkap Ketua PAN Aceh Besar tersebut.

Lebih lanjut Iskandar Ali mengatakan, pemanfaatn dana desa dapat lebih fokus kepada pemberdayaan UMKM.

“Dana desa harus menjadi stimulus terhadap pertumbuhan UMKM, agar setiap UMKM bisa menghasilkan dan gampong lebih sejahtera,” sebutnya.

Iskandar Ali juga mengungkapkan apresiasi kepada Pemerintah Camat Baitussalam menjadi kecataman yang paling cepat menyelesaikan perencanaan APBG.

“Karena wilayah kecamatan Baitussalam ini merupakan area bekas Tsunami yang pembangunan sudah ditangani Badan Rehab Rekon, maka tidak perlu menganggarkan dana desa untuk pembangunan insfrastruktur yang sudah memadai,” demikian Iskandar Ali. Ketua DPRK Aceh Besar.

Apresiasi juga disampaikan Ketua KONI Aceh Besar yang juga ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Muhibuddin yang akrab disapa Ucok Sibreh.

“Dengan adanya lapangan futsal dapat mencetak atlit handal dengan terus mengadakan even, khususnya persiapan Aceh Besar menghadapi PORA,” kata Ucok

Ucok berpesan kepada Pemerintah Kecamatan untuk melakukan pemetaan pembangunan dengan pemanfaatn desa, agar tidak semua desa malah membangun lapangan futsal.

“Kita contohkan pada tahun tahun sebelumnya saat semua desa membangun lapangan Volley, banyak lapangan tidak dimaanfaatkan dan terbengkalai, malah menjadi tempat jemuran,” kata Politisi yang merupakan Ketua Partai Golkar Aceh Besar tersebut.

Ucok minta pembangunan lapangan olahraga dengan memanfaatkan dana desa dilakukan dengan melihat lokasi didesa yang strategis dan tidak berdekatan.

“Ini menjadi salahsatu strategi yang dapat kita lakukan agar pemanfaatan dana desa untuk pembangunan dapat efektif dan tepat sasara,” pungkas Ucok Sibreh.(adv)

Pos terkait