ERCI Aceh Berduka, Ketua Regional Yusmardani Arya Putra Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Ketua Umum Regional Ertiga Club Indonesia (Ketureg ERCI) Aceh, Yusmardani Arya Putra bin Abdullah Arya, (alm) poto: DR kanalinspirasi

BANDA ACEH –  Suasana duka menyelimuti keluarga besar komunitas Ertiga Club Indonesia (ERCI), khususnya di Aceh.

Inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun

Bacaan Lainnya

Ketua Umum Regional Ertiga Club Indonesia (Ketureg ERCI) Aceh, Yusmardani Arya Putra bin Abdullah Arya, menghembuskan nafas terakhir, Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 10.30 WIB, di Rumah Sakit Meuraxa, Banda Aceh.

Sebelumnya almarhum sempat menjalani perawatan dengan dianogsis hipertensi dan lambung. Almarhum meninggal dalam usia 38 tahun, meninggalkan seorang istri, Yenni Yusnita dan seorang putra Reza, yang baru berusia 12 tahun.

Sosok ramah dan mudah bergaul yang akrab disapa Om Putra di kalangan member ERCI ini, juga merupakan ASN pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Aceh.

Almarhum akan dimakamkan di tempat tinggal selama ini, Desa Rima Jeuneu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Duka dan Kehilangan Bagi ERCI Aceh

Meninggalnya almarhum Yusmardani Arya Putra menyisakan duka mendalam semua  member ERCI Regional Aceh. Salahsatunya diungkapkan T. Dasa Kusuma atau Om Dasa, yang menyebut sosok almarhum sebagai pribadi yang santun dan menghargai pendapat orang lain.

“Almarhum sangat ramah dan sopan serta menghargai orang lain, bahkan sering mengalah dalam demi menghargai pendapat teman-teman dalam komunitas,” tutur Om Dasa.

Om Dasa, pembina ERCI Aceh

Menurutnya, almarhum merupakan figur anak muda yang punya dedikasi dan inovatif.

“Walau usianya masih sangat muda, namun jiwa kepemimpinannya sudah terlihat dari sejak awal saya berkenalan dengannya, saat Om Putra menjahi owner dari usaha laundry yang terbilang cukup berhasil. Saya diam-diam pun mengaguminya, “ ungkap Om Dasa lagi.

Om Dasa menegaskan tidak gampang menjadi seorang pemimpin apalagi memimpin non formal sebuah komunitas. Namun Om Putra mampu dengan baik menjadi ketua ERCI Regional Aceh dengan mempersatukan semua anggota yang berasal dari berbagai latar belakang dan karakter.

“Sudah sepatutnyalah dedikasi almarhum. dengan segala daya upayanya menyatukan dan mengayomi para anggota ERCI Aceh, mendapat aspresiasi lebih dan menjadi  bagian dari sejarah bagi para penerus  club ERCI Aceh kedepan,” sebutnya.

Dalam pesan WhatsApp kepada Kanalinspirasi, Om Dasa yang sedang berada di Bandung, menulis rangkaian kalimat mengungkapkan dukanya.

“Namun sosok yang ramah ini telah meninggalkan kita semua. Sosok yang didaulat menjadi ketum ERCI Aceh telah kembali ke Sang Pencipta. Tiada lagi senyum dan sapaannya. Selamat jalan Om Putra, semoga amal ibadah Alm. diterima oleh Allah SWT, Selamat jalan Saudaraku, Ketuaku, Pengorbanan dan jasamu tetap terpatri bagi kami yang ditinggalkan,  segelintir anak negeri yang bersatu dalam komunitas serta menjunjung tinggi seduluran, ikhlas akan kepergianmu, Ketua kami,” (*)

Pos terkait