Forkopimda Aceh Besar Keluarkan Seruan Bersama Sambut Ramadhan

  • Whatsapp
Muhajir SSTP MPA, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar

JANTHO – Menjelang tibanya bulan Ramadhan 1442 H, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar mengeluarkan Seruan Bersama dan menginbau seluruh masyarakat untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh semangat dan keikhlasan seraya selalu memohon keridhaan Allah SWT.

“Dalam Seruan Bersama Forkopimda, diharapkan kepada seluruh masyarakat muslim untuk melaksanakan ibadah puasa, ikut meramaikan masjid, meunasah, dan tempat ibadah lainnya dengan shalat fardhu, tarawih, witir, tadarus, dan amalan sunnah lainnya sesuai dengan protokol kesehatan,” jelas Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA, Kamis (8/4/2021).

Bacaan Lainnya

Seruan Bersama Forkopimda Aceh Besar Ramadhan 1442 H/ 2021 Mi

Seruan Bersama Forkopimda Aceh Besar tanggal 31 Maret 2021 tersebut ditandatangani Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali, Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd MSi, Dandim 0101/BS Kol Inf Abdul Razak Rangkuti SSos MSi, Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan SIK MH, dan Kajari Aceh Besar Rajendra Dharmalinga Wiritanaya SH.

Disamping itu, lanjut Muhajir, diimbau kepada setiap pemilik toko, kedai, kios, dan tempat usaha lainnya wajib menghentikan aktivitas pada malam hari sampai selesai pelaksanaan ibadah tarawih dan witir. Kepada penjual makanan dan minuman agar tidak berjualan pada siang hari sejak pagi sampai dengan waktu shalat ashar.

“Seruan Bersama Forkopimda Aceh Besar mengharapkan kepada masyarakat untuk menghentikan segala aktivitas pada waktu-waktu shalat fardhu untuk melaksanakan ibadah shalat.Setiap muslim dilarang menghabiskan waktu dengan kegiatan-kegiatan yang dapat merusak kesucian bulan Ramadhan.” jelasnya.

Selanjutnya kepada setiap orang, tempat usaha atau tempat lainnya dilarang untuk menyediakan makanan, melindungi, dan memberikan fasilitas kepada orang yang tidak berpuasa pada siang hari di bulan suci Ramadhan.

Masyarakat juga dilarang menghidupkan bunyi-bunyian yang dapat mengganggu ketenangan bulan Ramadhan, seperti petasan, mercon, meriam bambu, dan sejenisnya.

“Dalam Seruan Bersama Forkopimda Aceh Besar itu, diminta kepada masyarakat non muslim agar menghormati dan menjaga kesucian bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.(*)

Pos terkait