Forum Alim Ulama Zawiyah Aceh Besar Keluarkan 14 Rekomendasi

  • Whatsapp
Ulama-Zawiyah-Aceh-Besar

KANALINSPIRASI.COM, Aceh Besar – Forum ‘Alim ‘Ulama Zawiyah Aceh Besar menggelar musyawarah & sillaturrahim, serta pengukuhan pengurus periode 2019-2023 di Dayah Nahzatul Jadid Al-Amiriah, Desa Kayee Lee, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis ( 7/3/2019).

Ketua panitia pelaksana Tgk. Munir Abd Al-Asyie dalam laporannya mengajak agar seluruh elemen masyarakat untuk bisa menyamakan misi dan visi dengan pemerintah. Selain itu ia mengatakan bahwa forum ini sangat mendukung pemerintahan Aceh Besar, dalam menjalankan pemerintahan berbingkai syari’ah.

Bacaan Lainnya

Turut hadir pada acara ini Tgk Muhammad Ismi, atau yang akrab disapa dengan Abu Madinah, Tgk. Bulqaini, dan juga Tgk. Munir Abd Al-Asyie, serta beberapa ulama besar lainnya.

Selain itu kegiatan juga diisi dengan pelantikan pengurus Forum ‘Alim Ulama Zawiyah Aceh Besar yang baru, periode 2019-2023. Sebelum dilantik, para pengurus baru diminta kepastian dan kesediaannya untuk menjadi pengurus, yang disertai dengan sumpah untuk menjalan segala ketentuan yang ada.

Tgk. Husaini A. Wahab dalam musyawarah tersebut terpilih Forum ‘Alim ‘Ulama Zawiyah Aceh Besar yang sekaligus dilantik langsung oleh Abu Madinah, sebagai Ketua Umum Forum ‘Alim Ulama Zawiyah Aceh Besar.

Dalam sambutannya, Tgk. Husaini A.wahab menjelaskan bahwa forum ini dibentuk guna menyatukan alim ulama Aceh Besar dalam satu wadah, untuk bisa sama-sama membantu agar tegaknya syari’ah islam di Aceh Besar.

Adapun forum ini merupakan sebuah wadah komunikasi yang diisi oleh para tokoh ‘alim ‘ulama yang sudah berkompetensi di bidangnya masing-masing. Selain untuk bisa mempererat bersillaturrahim, diharapkan forum ini untuk bisa bersama-sama membantu mengontrol kebijakan pemerintahan, khususnya yang berkaitan dengan syari’at islam.

Sementara itu pada musyawarah forum ‘Alim ‘Ulama Zawiyah Aceh Besar para ulama melahirkan sejumlah rekomendasi untuk disampaikan kepada pemerintah. Poin pertama, para ‘Alim ‘Ulama Zawiyah mendesak pemerintah Aceh Besar agar pro aktif dalam memberantas dan memutuskan mata rantai peredaran narkoba dan barang terlarang lainnya di Aceh Besar.

Poin kedua, Mendesak pemerintah untuk menertibkan dan menindak tegas praktik ilegal loging dan galian c yang tidak berizin yang dapat berakibat rusaknya lingkungan dengan melibatkan petua adat dan tokoh masyarakat setempat.

Poin ketiga, mendesak dan mendukung pemerintah kabupaten Aceh Besar untuk melaksanakan hukuman cambuk ditempat terbuka.

Poin keempat, mendesak pemkab  Aceh Besar untuk meninjau kembali keberadaan dayah-dayah yang mengajarkan paham wahabiyah dan paham lainnya yang melenceng dari akidah ahlussunah Wal Jama”al Asya”irah, Maturidiyah, Syafi”iyah.

Poin kelima, agar pemerintah Kabupaten Aceh Besar (Dinas Dayah) melibatkan ulama Dayah dalam pemberian izin pendirian dayah/ pesantren baru dalam wilayah Aceh Besar.

Poin keenam, Mendesak Pemkab Aceh Besar untuk mengatur jadwal landing dan Take off pesawat pada hari jum,at di Bandara Sultan Iskandar Muda, sehingga petugas bandara, calon penumpang dan lainnya dapat menunaikan sholat jum,at dimasjid-masjid terdekat.

Poin tujuh, agar pemerintah membentuk qanun pelaksanaan ibadah yang sesuai dengan ajaran Ahlussunah Wal jama”ah Asya”irah, Maturidiyah, Syafi”iyah, baik mesjid, meunasah, dayah maupun tempat lainnya dengan melibatkan ulama dayah untuk menghindari perpecahan dalam masyarakat.

Poin kedelapan, agar pemerintah kabupaten Aceh Besar melaksanakan pemantapan akidah Ahlussunah Wal jama”ah Asya”irah, Maturidiyah, Syafi”iyah, kepada seluruh Dinas, SKPD, Sekolah, PNS dan istansi lainnya serta seluruh masyarakat Aceh Besar.

Poin kesembilan, Mendukung sepenuhnya dan agar di Qanunkan intruksi Bupati Aceh Besar No: 1 tahun 2019 tentang pelaksanaan shalat fardhu secara berjamaah dimesjid atau meunasah dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.

Poin kesepuluh, Mendukung sepenuhnya dan agar di qanunkan intruksi Bupati Nomor: 451/65/2018 tentang pemakian busana muslimah bagi pramugari.

Poin ke sebelas, Agar pemerintah Aceh Besar menerapkan program magrib mengaji

Poin kedua belas, Agar pemerintah Kabupaten Aceh besar mengatur penggunaan pakian olah raga ditempat terbuka sesuai dengan pakian yang diatur dalam syariat islam.

Poin ketiga Belas, Agar pemerintah Aceh Besar membentuk sebuah Badan atau nama lainnya yang bertugas membimbing dan mengawasi pembentukan dan pelaksanaan reusam gampong dalam kabupaten Aceh Besar.

Poin Ke empat belas, Agar pemerintah Aceh Besar memisahkan ruang belajar antara laki-laki dan perempuan disemua sekolah dan perguruan tinggi dalam wilayah Aceh Besar.

Pos terkait