Gempa Banten, 1 Meninggal, 1.050 Jiwa Mengungsi dan 113 Rumah Rusak

  • Whatsapp
gempa banten
Ilustrasi Kerusakan rumah akibat gempa bumi. Foto: Ist

JAKARTA – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Sumur, Banten dengan magnitudo 6,9 pada Jumat (2/8) malam menelan korban jiwa. Berdasarkan catatan BNPB akibat gempa tersebut satu orang meninggal dunia, 4 orang terluka dan 1.500 Jiwa mengungsi.

Menurut Plh Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo, identitas korban yang meninggal dunia bernama Rasinah (48) warga Kampung Cilangkahan RT 03/01 Desa Pecangpari, Kecamatan Cigemblong, Banten. Korban meninggal karena serangan jantung, akibat panik saat terjadi gempa. (Baca Juga: Jakarta dan Sekitarnya Diguncang Gempa 7.4 SR, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami)

Bacaan Lainnya

“Jumlah Korban :±1.050 Jiwa mengungsi, 4 orang luka-luka, 1 Orang meninggal bernama Rasinah (48) warga Kampung Cilangkahan RT 03/01 Desa Pecangpari Kecamatan Cigemblong, akibat panik serangan jantung,” ujar Agus, Sabtu (3/8).

Sementara untuk kerugian materil, Agus menyebutkan sekitar 113 bangunan mengalami kerusakan. ” Di antaranya 34 unit rumah rusak berat, 21 rumah rusak sedang, 58 rumah rusak ringan, 1 kantor desa rusak ringan dan 2 masjid rusak ringan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, akibat gempa bumi yang terjadi pada Jumat, 2 Agustus 2019 sekira pukul 19.30 WIB, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Namun, pada 21.35 WIB, peringatan itu dicabut. (Baca Juga: Pasca Gempa 7.4 SR Jakarta, Peringatan Tsunami Telah Dicabut)

Pos terkait