Guardiola Ungkap Keinginan Latih Timnas Spanyol

  • Whatsapp
Pep Guardiola. Foto : Twitter

JAKARTA – Pelatih Manchester City Pep Guardiola masih bermimpi untuk melatih tim nasional di masa depan. Hal itu disampaikan saudara sang pelatih, Pep Guardiola.

Pelatih asal Spanyol tersebut tidak pernah menyembunyikan keinginannya untuk memimpin tim internasional di turnamen besar dan sering dikaitkan dengan tim Argentina dan Brasil di masa lalu.

Bacaan Lainnya

Namun, Guardiola sebelumnya mengindikasikan bahwa ia “tidak mungkin” melatih timnas Spanyol karena ia memiliki kontrak dengan City hingga akhir musim depan.

Pere Guardiola mengatakan bahwa melatih di luar klub masih menjadi keinginan saudaranya itu.

Pere sendiri adalah seorang agen dan salah satu pemilik klub La Liga Spanyol, Girona yang pada pekan ini membuka cabang perusahaan Media Base Sports di Brazil.

Brazil baru-baru ini mengalami peningkatan investasi dalam pelatih-pelatih asing dengan Jorge Jesus, Jesualdo Ferreira, Jorge Sampaoli, Eduardo Coudet dan Rafael Dudame yang pernah menangani klub-klub papan atas.

Ditanya apakah Guardiola bisa menangani klub liga Brazil atau timnas mereka, Pere Guardiola mengatakan bahwa memiliki banyak pelatih berkualitas dan tidak harus mendatangkan pelatih asing.

“Brazil telah memenangkan segalanya bersama pelatih asal Brazil sendiri. Saya rasa Anda memiliki pelatih-pelatih yang bagus, Anda tidak harus mendatangkan pelatih-pelatih luar negeri,” ujar Pere kepada Globo Esporte yang dilansir Goal pada Selasa.

“Pep memiliki mimpi melatih tim nasional suatu hari nanti, tetapi kami akan melihat bagaimana kelanjutannya; apa yang akan menjadi momen saat ia menerima tawaran itu.”

“Namun, sekarang bukan waktunya.”

Saat ini, The Citizens tertinggal 25 poin dari Liverpool dalam perebutan gelar Liga Primer Inggris musim 2019/20 dengan tersisa sepuluh pertandingan lagi.

Manchester City akan memainkan pertandingan pertama mereka dalam tiga bulan kontra Arsenal pada 17 Juni mendatang setelah kompetisi tertunda sejak Maret akibat pandemi virus corona.

Pos terkait