Harga Minyak Anjlok, Pertamina Berencana Turunkan Harga BBM

  • Whatsapp
harga bahan bakar minyak
SPBU Pertamina. Foto : Pertamina.com

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) berencana menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada awal bulan depan. Hal itu sebagai respons perusahaan terhadap keinginan Presiden Joko Widodo di tengah penurunan harga minyak dunia.

Untuk diketahui, harga minyak mentah global telah merosot 60% dari awal tahun dan terus melemah dalam empat minggu terakhir. Hari ini, harga minyak Brent turun lagi USD1,09 per barel, atau 4% menjadi USD 25,89 per barel. Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah USD15 sen atau 0,7% ke USD22,48 per barel.

Bacaan Lainnya

“Perhitungan harga jual BBM nonsubsidi dan nonpenugasan ditetapkan periodik bulanan dengan mempertimbangkan harga minyak dan harga BBM di pasaran. Jika sampai akhir bulan ini harga minyak dunia tetap di posisi rendah, maka dimungkinkan bagi Pertamina untuk melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Jakarta, Senin (23/3).

Menurut dia, harga BBM berpotensi diturunkan hanya untuk jenis BBM nonsubsidi dan non penugasan. Sementara itu, harga BBM subsidi jenis solar dan BBM penugasan jenis premium merupakan kewenangan pemerintah. “Untuk harga BBM subsidi dan penugasan adalah kewenangan pemerintah untuk penetapan harga jualnya,” jelas dia.

Dia mengatakan, Pertamina terus memantau pergerakan harga minyak dunia. Selain itu, penurunan harga BBM tidak hanya berpatokan pada fluktuasi harga minyak dunia tapi juga mempertimbangkan komponen lain seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan kondisi inflasi sebagai faktor utama yang menentukan harga BBM.

“Pertamina tekah melakukan penurunan harga BBM nonsubsidi sejak Februari lalu dan harga BBM Pertamina yang berlaku saat ini masih kompetitif atau lebih rendah dari harga penjual BBM lainnya,” kata dia.

Berdasarkan laporan Pertamina harga jual BBM non subsidi SPBU saat ini:

Gasoline:

  • Pertamax Turbo (RON 98) Rp.9.850 per liter
  • Pertamax (RON 92) Rp.9.000 per liter
  • Pertalite (RON 90) Rp.7.650 per liter

Gasoil:

  • Pertamina Dex (CEN 53) Rp.10.200 per liter
  • Dexlite ( CEN 51) Rp.9.500 per liter

Pos terkait