Hattrick Ronaldo bungkam Spurs 3-2, Sejumlah Rekor Tercipta

  • Bagikan

Kanalinspirasi.com, INGGRIS – Tiga gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo ke gawang Tottenham Hotspurs di ajang Liga Inggris pada Minggu (13/03/22) tak hanya membuat Manchester United meraih kemenangan saja.

Sang megabintang Portugal juga ukir sejumlah rekor fantastis. Setidaknya ada lima rekor yang Cristiano Ronaldo pecahkan dini hari tadi menurut data yang dihimpun oleh Opta.

Yang pertama adalah Ronaldo jadi pemain ketiga berusia 37 tahun atau lebih yang sanggup mengemas lebih dari satu gol dalam sebuah partai Liga Inggris era Premier League.

Sebelumnya Graham Alexander dan salah satu legenda Manchester United lainnya, Teddy Sheringham. Bukti bahwa tidak banyak pemain yang bisa memiliki konsistensi sedemikian apik di usia senja.

Hattrick ke-49 Ronaldo sepanjang kariernya itu semakin terasa spesial karena ia adalah pemain tertua di Liga Inggris era Premier League yang bisa mencetak trigol dalam usia 37 tahun dan 35 hari.

Lagi-lagi CR7 hanya kalah dari Sheringham yang menasbihkan diri jadi pencetak hattrick tertua Liga Inggris modern pada 2003 silam. Kala itu sang bomber berusia 37 tahun 146 hari.

Ronaldo juga menjadi pemain dengan jeda antar hattrick terlama di Liga Inggris dengan 14 tahun 59 hari. Terakhir kalinya ia mencatat tiga gol dalam satu laga Premier League adalah pada 2008 lalu kontra Newcastle United di periode pertamanya membela Manchester United.

Ronaldo juga kini resmi mencatat 100 gol di tiap segmen 15 menit pertandingan profesional baik untuk klub maupun negara. Gol pertamanya ke gawang Tottenham di menit 12 adalah kuncinya.

Sejauh ini Ronaldo paling gemar menjebol gawang lawan di antara menit 75-90. Sebuah tanda bahwa ia seringkali jadi penentu hasil sebuah pertandingan seperti yang baru diperagakannya kontra Tottenham.

Man United Paling Sering Menang di Kandang

Manchester United sendiri juga kebagian satu rekor apik berkat Cristiano Ronaldo. Mereka kini jadi tim pertama di Liga Inggris yang punya 400 kemenangan kandang setelah Premier League lahir.

Tottenham Hotspur jadi lawan paling sering jadi korban keganasan The Red Devils di Old Trafford, dengan  kalah 23 kali dari lawatan ke kota pelabuhan. Tottenham juga punya rekor lain yang bisa dianggap positif atau negatif tergantung dari sudut pandang orang yang melihat. The Lilywhites sepanjang 2021/2022 sudah melihat lawan-lawanya mencetak sembilan gol bunuh diri termasuk milik Harry Maguire di Old Trafford.

Jumlah tersebut membuah gol bunuh diri menjadi ‘top skor’ ketiga internal mereka di semua ajang. Hanya Harry Kane (21) dan Son Heung-min (12) yang menyumbangkan gol lebih banyak untuk Tottenham musim ini.

Yang jelas dari kekalahan ini Tottenham bisa belajar jika mereka masih belum cukup baik untuk bersaing di papan atas Liga Inggris.

Bahkan tidak dengan pelatih kelas dunia seperti Antonio Conte yang pernah menjadi juara di pihak mereka sekalipun.

Dalam delapan pertandingan Liga Inggris terakhir, Tottenham sudah kalah lima kali. Padahal sebelumnya mereka butuh 20 kali berlaga sebelum merasakan jumlah kegagalan yang sama.

Tunggu, Ronaldo Bakal Pindah?

Megabintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, baru saja bertemu agennya, Jorge Mendes. Dia disebut-sebut sudah tak betah di Old Trafford.

Sementara itu, di atas lapangan performa Ronaldo di bawah asuhan pelatih Ralf Rangnick juga tak spesial. Dia hanya mencetak satu gol sejak akhir tahun lalu.

Musim ini keran gol Ronaldo bersama United mandek di angka 15 gol. Catatan ini juga masih sangat jauh dari jumlah golnya musim lalu bersama Juventus.

Berbagai masalah yang akhir-akhir ini ada di ruang ganti Man United menjadi salah satu penyebab CR7 ingin cepat-cepat keluar dari Old Trafford.

Dilansir Mirror, Jorge Mendes berusaha menenangkan Cristiano Ronaldo usai dicoret dari skuat Manchester United kala memainkan derby kontra Manchester City.

Ronaldo masih marah setelah diberitahu oleh pelatih Man United Ralf Rangnick bahwa ia akan ditempatkan sebagai pemain cadangan dalam lawatan ke Stadion Etihad.

Rangnick ingin menggunakan rencana taktis tanpa striker murni untuk pertandingan melawan Man City, hal ini menjadikan Ronaldo geram atas keputusan tersebut.

Rangnick mengatakan kepada Ronaldo bahwa dia menginginkan kaki yang segar di lapangan dan dia bisa membuat dampak dari bangku cadangan.

Tetapi, mantan pemain Real Madrid itu marah dan bersikeras bahwa dia bisa membuat dampak sejak awal dalam pertandingan melawan rival sekota.

Sebelum pertandingan melawan Manchester City. Kapten timnas Portugal ini juga mengeluhkan masalah pinggul, kemudian dia dikeluarkan dari skuat oleh Ralf Rangnick.

Dia kemudian memilih terbang ke Portugal, daripada bergabung dengan rekan satu timnya di hotel. Rekan-rekan Cristiano Ronaldo juga mempertanyakan sikap sang mega bintang.(*)

  • Bagikan