Hingga Juli 2019 Polresta Banda Aceh Tangani 151 Kasus Narkoba

  • Whatsapp
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto didampingi Kasat Narkoba, AKP Budi Naruwu memperlihatkan ribuan butir pil ekstasi dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Senin (3/9). Foto: Serambi Indonesia

BANDA ACEH – Sejak Januari hingga Juli 2019 Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh menangani sebanyak 151 kasus penyalahgunaan narkoba. Kasus ini terdiri dari 139 kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan 12 kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja.

“Angka ini meningkat dibandingkan dengan periode Januari hingga Juli tahun 2018 kemarin yang jumlahnya hanya 120-an kasus,” ujar Kasat Resnarkoba AKP Budi Nasuha Waruwu ,di Mapolresta Banda Aceh, Senin (22/7).

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, dari 151 kasus narkoba tersebut, telah ditahan 218 orang tersangka dari berbagai kalangan, terdiri dari 197 orang tersangka penyalahgunaan sabu dan 21 orang tersangka penyalahgunaan ganja dengan barang bukti total 1.542,56 gram (1,5 kilogram) sabu serta 1,1 ton ganja.

“Seluruh Barang bukti hingga saat ini masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh dan menunggu status penyitaan dari kejaksaan untuk nantinya dimusnahkan,” katanya.

Budi Nasuha mengatakan, tiga orang tersangka diantaranya merupakan anggota Polri yang hingga kini masih diproses hukum, dimana dua orang sudah tahap persidangan dan seorang lainnya masih dalam penanganan lanjut.

“Seluruh tersangka didominasi usia produktif antara 18 hingga 45 tahun. Dari seluruh kasus yang kita tangani, 50 persennya sudah masuk ke jaksa dan ada yang sudah dalam proses persidangan, sisanya masih dalam penyidikan,” katanya lagi.

Polresta Banda Aceh, kata Kasat Resnarkoba, masih yang tertinggi untuk pengungkapan kasus narkoba, jumlah kasus di periode ini pun masih tergolong sangat tinggi. Masyarakat dihimbau untuk aktif memberikan informasi ke kepolisian guna mengungkap jaringan peredaran narkoba di Banda Aceh khususnya, termasuk menjaga anggota keluarga agar menjauh dan tidak terlibat dengan narkoba,

“Dalam mengungkap dan menangani kasus penyalahgunaan narkoba di kota Banda Aceh, kita tidak akan tebang pilih dan semua pihak atau oknum yang terlibat akan ditindak sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*)

Pos terkait