India Berminat Bangun Rumah Sakit Biaya Murah di Sabang

  • Whatsapp
India Bangun RS di Sabang
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah bertemu Dubes India Bahas Kerjasama Aceh - India. foto: Humas Setda Aceh

BANDA ACEH – Pemerintah India berminat membangun rumah sakit di Kota Sabang. Ketertarikan itu disampaikan Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, kepada Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Senin (5/8).

“Dia (pemerintah India) mau bangun rumah sakit, full investasi yang harga layanannya terjangkau,” kata Nova Iriansyah usai menerima Dubes India di kediamannya.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, kata Nova, Pemerintah India meminta tenggat waktu pengelolaan rumah sakit sebelum nantinya diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Indonesia.

Nova Iriansyah menyebutkan, selain pembangunan rumah sakit, pihaknya juga menjajaki kerjasama di beberapa bidang lain seperti pendidikan. Pemerintah Aceh tertarik mengirimkan delegasinya untuk belajar tentang pendidikan kedokteran dan pendidikan sumber daya air.

“Di samping jarak tempuh  yang lebih dekat, biaya pendidikan di India juga cenderung lebih murah.’’ kata Nova.

Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar menginginkan agar pihaknya bisa membangun konektivitas penghubung dari bandara di Aceh ke Port Blair di Pulau Andaman dan Nicobar. Dengan demikian, akses ke Aceh dari pulau tersebut bisa lebih dekat.

Pradeep menyebutkan, jarak tempuh Port Blair ke Banda Aceh hanya berkisar 1 jam perjalanan udara. Sementara Port Blair ke Delhi mencapai 3 jam perjalanan. Menurutnya, konektivitas langsung Aceh ke Andaman dan Nicobar sangat  menguntungkan kedua pihak.

“Ini (pembangunan rumah sakit) adalah proyek  yang penting. Besok kami akan mengunjungi Sabang dan setelahnya kami akan melanjutkan diskusinya,” kata Pradeep Kumar.

Pradeep Kumar datang ke Banda Aceh bersama Konsulat Jenderal India di Medan, Shri Raghu Gurura.

“Kami menjanjikan untuk memberi layanan kesehatan terbaik dengan harga yang murah,’’ janji Prandeep. (*)

Pos terkait