Jaga Pulau Terluar, Asops: Marinir Wajib Patuhi Adat Setempat

  • Whatsapp

SIDOARJO – Tugas yang diemban dalam pelaksanaan operasi merupakan suatu kehormatan, dan kepercayaan seorang prajurit yang diberikan oleh negara di dalam melaksanakan tugas.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, melalui amanat tertulis yang disampaikan oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI Jorry S. Koloay, ketika melaksanakan inspeksi dan pembekalan kepada Satgasmar Ambalat XXV, dan Satgas Pam Pulau Terluar XXIII Marinir wilayah timur dan barat, di lapangan apel Brigif 2 Marinir Gedangan, Sidoarjo, Senin (4/11).

“Jadi kalian adalah merupakan perwakilan TNI di dalam kegiatan pengamanan, baik operasi Ambalat maupun operasi pulau-pulau terluar, karena di dalam konteks kita menjaga kedaulatan, keutuhan, dan menjamin keselamatan bangsa dan negara itu ada di pundak TNI,” terangnya.

Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI Jorry S. Koloay, berpesan kepada seluruh anggota Satgas agar memelihara moril dan semangat dalam melaksanakan tugas operasi, melaksanakan pembinaan fisik, selalu siap siaga dalam melaksanakan tugas, membina komunikas atau hubungan baik dengan instansi samping dan rekan-rekan dari penugasan yang lain serta masyarakat.

Dengan membina hubungan baik, lanjutnya, pelaksanaan tugas juga akan baik, masuk di daerah atau wilayah orang, maka harus bisa mempelajari adat istiadat, budaya dan karakter daerah atau wilayah tersebut.

Selain itu, Waasops panglima TNI juga berharap untuk selalu memelihara, merawat dan menjaga seluruh alat serta peralatan sarana dan prasarana pendukung yang diberikan oleh Negara.

“Selamat bertugas, kami percaya para prajurit akan mampu melaksanakan tugas dengan baik, tugasmu penuh tantangan dan rintangan, tapi kaulah prajurit pilihan untuk dapat menyelesaikan tugas dengan baik,” pungkasnya.

Pos terkait