Jasad Nelayan Simeulue ditemukan Tersangkut Jaring di Banda Aceh

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Sesosok mayat tersangkut jaring ditemukan Sabri Sulaiman (48), Sabtu (16/11), di kawasan Alue Deyah Teungoh, kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, sekitar pukul 21:30 WIB.

Saksi melihat ada jaring ikan yg membentang di sungai menghambat jalur botnya, saat dirinya baru pulang dari melaut. Saksi berusaha menarik jaring  yang terasa berat dan melihat ada mayat yang sudah terapung tertahan dijaring ikan. Saksi lalu melaporkan penemuan mayat pada pihak gampong.

Bacaan Lainnya

Informasi yang diperoleh Kanalinspirasi dari BPBD Banda Aceh dan BPBA Aceh, penemuan mayat dilaporkan oleh  keuchik Alue Deyah Teungoh, Ridwan Hamzi.  Identitas mayat belakangan diketahui bernama Badrian (56), warga gampong kampung Aie, kecamatan Simeulue Tengah. Sebelum kejadian penemuan mayat, warga menyelamatkan Arfil Haji (19), yang merupakan anak kandung korban.

Dari keterangan korban selamat, ayahnya yang baru satu bulan datang dari Simeulu, beberapa hari belakangan mengeluhkan sakit mata dan batuk.  Namun karena merasa bosan dirumah, korban mengajak anaknya untuk menangkap ikan menggunakan jaring ikan biasa, di daerah Jembatan Ulee Lheue arah Gampong Jawa, usai shalat magrib.

Saat sedang menjaring ikan, keduanya tertarik arus sungai. Korban selamat sempat berusaha menyelamatkan ayahnya, hingga ia sendiri nyaris terbawa arus sambil berteriak minta tolong.

Beberapa warga gampong yang ada disekitar lokasi menyelamatkan korban dan membawa ke rumah sakit, namun sang ayah tidak ditemukan. Hingga nelayan yang baru pulang melaut menemukan jenazah korban tersangkut dijaring dalam kondisi sudah meninggal dunia.(*)

Pos terkait