Jerinx Walk Out Dari Sidang

  • Whatsapp
Jerinx SID. Foto : Ist

BALI – Proses sidang perkara ‘IDI kacung WHO’ yang melibatkan terdakwa, I Gede Ari Astina alias Jerinx berjalan begitu alot, Kamis (10/10). Sidang akhirnya malah terpaksa dihentikan setelah Jerinx dan tim pengacaranya walk out dari persidangan karena permintaan untuk sidang offline ditolak.

Jerinx kekeh untuk melakukan sidang secara tatap muka, sedangkan Majelis Hakim serta tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) memiliki keputusan tetap berpegang kepada MOU Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, serta Menteri Hukum dan HAM; SK Dirjen nomor 317 tahun 2020; Surat edaran Mahkamah Agung nomor 1 tahun 2020 Jo sema nomor 9 tahun 2020, tentang penyelenggaraan sidang secara teleconfrence di tengah pandemi COVID-19.

Bacaan Lainnya

Jerinx mengemukakan keberatan dengan sidang online itu. “Saya merasa hak saya dirampas dan gak fair, saya mohon sidang di tunda atau dilakukan sidang tatap muka, saya tetap menolak sidang online,” tegasnya.

Meski begitu, ketua majelis hakim, hakim Ida Ayu Adnya Dewi menimpali, “Surat keberatan sudah diterima majelis hakim, kami majelis hakim berketetapan melakukan sidang secara online kepada terdakwa yang ditahan,” putusnya.

“Jerinx meminta pemeriksaan yang adil, hal ini hanya bisa dilakukan lewat pemeriksaan seksama dan tanpa keraguan, sementara sidang ini tidak jelas, tanda pengenal yang ditujukan juga tidak jelas oleh penasehat hukum, Persidangan ini bukan hanya untuk kepentingan penuntut umum dan hakim tapi juga Jerinx,”tegas Penasehat Hukum, Gendo Suardana. “Saya menolak sidang secara online. Jika sidang tidak dilakukan secara tatap muka saya akan keluar dari persidangan,”tegas Jerinx.

Atas kejadian itu, hakim tetap meminta jaksa membacakan dakwaan. Setelah itu, hakim men-skors persidangan selama 15 menit untuk meminta jaksa kembali menghadirkan Jerinx dan pengacaranya. Namun setelah ditunggu 15 menit, jaksa belum berhasil memenuhi permintaan itu sehingga akhirnya persidangan ditunda hingga 22 September 2020 nanti.

Proses pemeriksaan terhadap Jerinx pun sempat terganggu lantaran kamera yang tersambung di Penasehat Hukum dan terdakwa sempat mati. Lalu, suara speaker dari masing-masing sambungan tak begitu jelas.

Pos terkait