Jokowi Ucapkan Belasungkawa Untuk Ani Yudhoyono

  • Whatsapp
jokowi sby
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengucapkan Turut Berbelasungkawa Atas Meninggalnya Istri SBY hari ini di Singapura, Sabtu (1/6) sekira Pukul 11.50 Waktu Singapura. Foto: Doc Pri

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya istri Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herawati Yudhoyono atau yang akrab disapa Ani Yudhoyono pada hari ini, Sabtu (1/6). Ucapan bela sungkawa Jokowi disampaikannya melalui akun Instagram pribadinya di @jokowi

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Ibu Hajah Kristiani Herawati Yudhoyono di Singapura pada hari ini,” kata Jokowi melalui akun Instagram nya.

Bacaan Lainnya

Dalam postingan tersebut Jokowi juga mengenang Ani sebagai sosok wanita yang inspiratif dan setia karena selalu mendapingi SBY kemana pun. Jokowi juga menyebut Ani sosok ibu yang baik.

“Almarhumah adalah sosok tokoh yang senantiasa memberi inspirasi dan teladan sebagai istri dan ibu negara yang setia mendampingi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono semasa menjadi presiden sebagai ibu dari anak-anaknya dan sebagai seorang putri prajurit,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi mendoakan almarhumah Ani agar diterima di sisi Tuhan. Tak lupa Jokowi juga memberikan dukungan kepada keluarga SBY agar tetap tabah menghadapi kepergian Ani.

“Selamat jalan Ibu Ani Semoga amal ibadah dan baktimu untuk bangsa ini diterima di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada Bapak SBY dan segenap keluarga besar almarhumah kiranya diberinya kekuatan dan kesabaran,” ucapnya.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, sejak Rabu (29/5) Ani Yudhoyono harus dirawat secara intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU), di NUH Singapura. Tindakan itu diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan Ibu Ani yang masih belum stabil.

Namun takdir berkata lain, Ani menghembuskan nafas terakhirnya di NUH Singapura, Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu Singapura.

Ani diketahui divonis mengidap kanker darah. Selama tiga bulan terakhir, Ani Yudhoyono harus jalani perawatan di ruang karantina khusus untuk menghindari terjadinya infeksi virus dan bakteri yang berpotensi mengganggu proses pengobatan yang sedang dilakukan.

Pos terkait