Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar Penceramah Tarawih Safari Ramadhan di Kecamatan Kuta Alam

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, mengatakan banyak orang berharap dan merindukan surga. Namun, ada satu riwayat yang menjelaskan ternyata surga juga merindukan empat golongan sebagai penghuninya.

“Ketika Allah mengizinkan kita masuk ke surga-Nya, maka begitu banyak limpahan rahmat dan kenikmatan yang akan kita dapatkan dan tidak bisa tergambar dalam benak kita,” kata Farid saat mengisi ceramah Tarawih dalam Safari Ramadhan 1442 H di Masjid Al Ikhlas Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Sabtu malam (17/4/2021).

Farid menjelaskan, surga merupakan tempat semua keindahan, kenikmatan, dan kenyamanan yang kekal abadi dan diperuntukkan bagi hamba Allah yang taat dan bertakwa kepada-Nya selama hidup di dunia. Bulan Ramadhan merupakan kesempatan terbaik untuk menjadi orang yang bertakwa dan dirindukan oleh surga.

Ia melanjutkan, dalam satu hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim menyatakan, Allah Swt berfirman, “Aku sediakan untuk hamba-hamba-Ku yang shalih kenikmatan (tinggi di surga) yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan terlintas dalam hati manusia.”

Adapun empat golongan yang dirindukan surga kata Farid mengutip hadis riwayat Abu Daud dan Tirmidzi yakni: pertama, orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an. Orang yang membaca Al-Qur’an akan diberikan nilai pahala. Dari setiap huruf yang dibaca dalam Al-Qur’an, Allah akan melimpahkan sepuluh kebaikan.

“Bisa kita bayangkan jika kita membacanya satu juz per hari, berapa sudah kebaikan yang sudah kita peroleh? Belum lagi kita memahaminya, menghafalnya, dan mengamalkan isinya. Kuncinya ikhlas karena Allah,” ujarnya.

Selain itu Al-Qur’an akan memberi syafaat bagi pembacanya sebagaimana sabda Rasulullah dalam hadits riwayat Imam Muslim, “Bacalah Al-Qur’an karena ia memberikan syafaat bagi para sahabatnya.”

Orang yang dirindukan surga kedua adalah orang yang menjaga lisan atau perkataan. Lisan ini bisa menjadi sumber masalah yang dapat membawa malapetaka bagi manusia. Oleh karenanya, Ramadhan juga merupakan tempat latihan bagi umat Islam agar menjaga lisannya. Karena betapa banyak orang bisa menjaga haus dan lapar tapi tidak bisa menjaga lisan.

“Hari ini kita ditantang untuk bisa menjaga lisan ini, maka Ramadhan adalah tempat kita berlatih, dengan cara menjaga perkataan yakni berkata-kata yang baik,” katanya.

Ketiga, orang yang memberi makan fakir miskin atau yang membutuhkan. Dalam setiap harta yang dimiliki sejatinya terdapat hak-hak orang lain. Terlebih di bulan Ramadhan, memberikan makanan bukaan bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan balasan yang luar biasa.

“Ramadhan kesempatan yang baik untuk membantu dan berbagi kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, apalagi dengan kondisi Covid-19 hari ini, kita harus cerdas secara sosial untuk membantu mereka,” ungkapnya.

Yang terakhir orang yang dirindukan surga ialah orang yang berpuasa di bulan Ramadan. Surga memiliki delapan pintu, salah satunya adalah Ar-Rayan yang hanya dapat dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.

Di ujung tausiyahnya Farid berharap, Ramadhan kali ini harus menjadi Ramadhan terbaik bagi setiap muslim. Karena itu harus ada target yang ingin diraih pada bulan ini, sehingga kita akan memaksimalkan ibadah untuk mencapai gelar orang yang bertakwa dan termasuk golongan dirindukan oleh surga Allah Swt.

“Target Ramadhan adalah bagaimana kita bisa menjadi orang yang bertakwa. Takwa akan kita dapatkan ketika Allah Swt mengampuni dosa-dosa kita, dan Ramadhan merupakan kesempatan terbaik dengan memperbanyak doa dan memohon ampun kepada Allah Swt agar kita dapat meraih surga-Nya” tutur Farid yang juga Ketua DPD PKS Kota Banda Aceh.(*)

Pos terkait