Ketua DPRK, Pemkot Harus Optimal Menegakkan Syari’at

  • Whatsapp
dprk banda aceh qanun
Ketua DPRK Kota Banda Aceh, Farid Nyak Umar. Foto: AK Jailani/Aceh Image

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kota Banda Aceh terus mendorong Pemerintah Kota, untuk lebih serius dalam melaksanakan Qanun penegakan pelaksanaan Syari’at Islam, dengan memasukkan semua program kedalam berbagai dimensi pembangunan serta menggiatkan operasi terhadap pelanggaran hukum Islam yang langsung dipimpin Walikota guna memotivasi semua SKPD untuk terlibat juga memudahkan koordinasi dengan instansi lain seperti pihak Kepolisian dan TNI.

Demikian kata Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar kepada Kanalinspirasi.com, Jumat (1/11) di ruang kerjanya.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, komitmen penegakan syari’at Islam di Banda Aceh sejalan dengan visi misi Walikota dalam mewujudkan Kota Gemilang dalam bingkai Syari’at, untuk tercapainya cita-cita tersebut kami dorong eksekutif supaya betul-betul serius menjalankan Syaria’at Islam secara kaffah sesuai dengan Qanun yang berlaku di Aceh.

Dikatakan, Banda Aceh sebagai barometer percontohan pelaksanaan Syari’at Islam di Provinsi Aceh, sebagai wilayah ibu kota sama sekali tidak boleh melemah dalam pelaksanaannya, karena jika melemah apalagi gagal, maka dapat melemahkan semangat pelaksanaan Syari’at Islam di Aceh secara umum.

Untuk itu, penerapan Syariat harus lebih optimal, maka perlu dimasukkan ke dalam berbagai program pembangunan Kota seperti ekonomi, pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pelayanan publik lain yang pelaksanaan dilakukan berdasarkan nilai-nilai ke Islaman.

Farid, mengakui belakangan ini memang operasi pegegakan Syari’at di Banda Aceh sedikit kendur, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor bisa jadi masalah anggaran yang minim untuk kegiatan operasi dan juga jumlah personil anggota Satpol PP dan WH masih kurang serta faktor lain juga ada, kedepan Ia berharap eksekutif bisa memaksimalkan kegiatan operasi sehingga tidak terjadi lagi pelanggaran seperti terjadi yang terjadi beberapa hari lalu ada penangkapan pasangan selingkuh di sebuah hotel kawasan peunayong dan berbagai pelanggaran lainnya.

Untuk meminimalkan pelanggaran nilai ke Islaman di Banda Aceh, DPR  mendorong eksekutif membuat program pagee gampong dengan melibatkan pemuda gampong agar sama-sama menjaga dan melaksanakan perintah agama sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan hadist. (*)

Pos terkait