Ketua IPPEMAS Apresiasi Kinerja Pemko Sabang Terkait Penurunan Angka Kemiskinan

  • Whatsapp
Ketua Ippemas Saddam Husein. Foto : Ist

SABANG – Ikatan Pemuda Mahasiswa Sabang (IPPEMAS) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Sabang dibawah kepemimpinan Nazaruddin S.I.Kom bersama Drs. H. Suradji Junus yang telah berhasil menurunkan angka penduduk miskin di Kota Sabang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

“Kita sangat mengapresiasi Pemko Sabang yang telah berhasil menurunkan angka kemiskinan di Sabang menjadi 15,6 persen,” kata Ketua Ippemas Saddam Husein.

Bacaan Lainnya

Dia menyebutkan sejak 2017 persentase penduduk miskin di Pulau Weh tersebut terus menunjukkan penurunan. Katanya tentu harapan mereka tidak hanya angka penduduk miskin yang berkurang tetapi juga diikuti dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Kita mengharapkan ke depan tidak hanya angka kemiskinan yang turun tapi juga kualitas SDM serta kualitas ekonomi kemasyarakatan di Sabang juga semakin meningkat,” katanya.

Menurut dia, program-program yang selama ini telah dijalankan Pemerintah Kota Sabang membuahkan hasil. Kata mahasiswa program itu harus terus ditingkatkan serta pengawasannya agar selalu tepat sasaran, sehingga angka penduduk miskin di Sabang menjadi nol persen.

“Ini sebuah prestasi nyata, kami harap ini dapat ditingkatkan dengan program-program yang lebih berdampak lagi kepada masyarakat Sabang,” katanya.

Seperti diketahui, kata dia, angka penduduk miskin di Kota Sabang sebanyak 15,6 persen pada 2019, terus menunjukkan penurunan dibanding dengan tahun sebelumnya mencapai 16,31 persen.

Data tiga tahun terakhir menunjukkan penduduk miskin di Sabang cenderung menurun. Pada 2017 mencapai 17,66 persen penduduk miskin, kemudian pada 2018 turun menjadi 16,31 persen dan 2019 turun kembali menjadi 15,6 persen.

Kepala Bappeda Sabang Faisal mengatakan program-program yang selama ini bersifat  bantuan untuk meringankan beban kepada masyarakat serta untuk meningkatkan pendapatan masyarakat tersalurkan dengan baik.

“Program yang sifatnya untuk meringankan beban masyarakat seperti dana pendidikan, kesehatan, subsidi listrik, gas elpiji, yang berpengaruh langsung baik konsumsi maupun non konsumsi,” katanya.

Sedangkan program dalam upaya peningkatan pendapatan seperti memberi bantuan kepada masyarakat yang mayoritasnya berprofesi sebagai nelayan berupa alat kerja, sarana prasarana, dan lainnya.

“Artinya selama ini program sudah di jalur yang benar, tinggal kita tingkatkan lagi volumenya, pengawasan, agar tersalurkan lebih tepat lagi,” katanya. (*)

Pos terkait