Ketua Organisasi Pemuda, Diduga Cabuli 4 Wanita di Aceh Utara

  • Whatsapp
polres lhokseumawe
Penyidik Polres Lhokseumawe menyatakan hingga kini NZ (34) ketua organisasi kepemudaan Kecamatan Banda Baro saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (5/12/2019).

ACEH UTARA – Penyidik Polres Lhokseumawe menyatakan hingga kini NZ (34) ketua organisasi kepemudaan Kecamatan Banda Baro, yang diduga mencabuli empat wanita di Aceh Utara, hingga kini belum mengakui perbuatannya. Namun, dari keterangan saksi polisi menyakini NZ melakukan perbuatan tercela tersebut.

Empat korban yaitu CM (17), FTA (17), NA (17) dan FY (39) seluruhnya warga Kabupaten Aceh Utara. Bahkan, seluruh korban keluarga.

Bacaan Lainnya

“Korban ini terdiri dari anak, ibu dan keponakan. Mereka satu keluarga. Lokasi kejadiannya juga sama namun tahun saja berbeda ada yang 2017, 2018 dan 2019,” sebut Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polres Lhokseumawe, Ipda Lilis, dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (5/12/2019).

Dia menyebutkan, penyidik juga sudah memintai keterangan kepala desa lokasi kejadian. Sebelumnya, kasus itu akan didamaikan di tingkat desa. Namun tidak ada titik temu, sehingga korban melaporkan ke Polres Lhokseumawe.

Selain itu, kenapa korban tahun 2017 tidak melaporkan kasus itu ke Mapolres, Lilis mengaku korban tidak melaporkan karena menganggap peristiwa itu aib yang memalukan. Sehingga tidak dilaporkan pada tahun 2017.

“NZ sudah ditahan untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Polisi menjerat NZ dengan pasal 47, qanun (peraturan daerah) nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat, dengan ancaman hukuman 90 kali cambuk, atau denda 900 gram emas murni atau 90 bulan penjara. (*)

Pos terkait