Kisah Dosen Olahraga Yang Berhasil Budidayakan Pohon Tin

  • Whatsapp
kisah dosen olahraga yang berhasil budidayakan pohon tin
Tanaman Pohon Tin. Foto: Doc Pri

BANDA ACEH – Salah seorang Dosen Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Ifandi, berhasil membudidayakan tanaman tin dihalaman belakang rumahnya di Gampong Krueng Kale, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar.  Pohon langka asal timur tengah tersebut memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

Ifwandi yang merupakan putra kelahiran Aceh Besar tersebut adalah salah satu dari banyak nya pegiat tanaman tin di Aceh yang telah berhasil mengembangkan pohon surga yang berasal dari timur tengah tersebut. dengan memanfaatkan lahan yang sangat terbatas, namun Dosen Olahraga Universitas Syiah Kuala tersebut sangat bersemangat untuk mengembangkan tanaman sejuta khasiat dan manfaat.

Bahkan saat ini ia sudah mengoleksi hingga seratus varietas pohon tin, selain mendapatkan pundi-pundi rupiah dari penjualan pohon surga ini, Ifandi tak segan-segan berbagi ilmu tentang kiat menanam dan merawat pohon yang masih tergolong langka di indonesia.

Pohon surga yang sering di sebutkan dalam kitab suci Al-quran ini dikenal dengan pohon tin atau ara, ifwandi mengaku sudah hampir 6 tahun menekuni dan juga membudidayakan pohon tin dan semakin hari semakin dikenal di tengah masyarakat terutama masyarakat kota banda aceh dan Aceh Besar.

“Alhamdulilah sudah enam tahun saya mencoba membudidayakan tanaman ini, dan lumayan prospek bisnisnya sangat menjanjikan,” kata Infandi kepada media ini Kamis (21/03/19).

Budidaya pohon tin dengan memanfaatkan halaman belakang  rumahnya, dosen tiga anak ini terus berinovasi dalam membudidayakan pohon yang buahnya sangat lezat dan manis. Meskipun tidak pernah punya pengalaman bertani, ifwandi terus belajar bagaimana cara melakukan pencangkokan, stek dan sambung pucuk serta tempel mata dari berbagai macam jenis varian yang ingin ia kembangkan.

Untuk mengolah tanah agar tanaman tin tumbuh subur dan bisa berkembang dengan cepat ia punya kiat tersendiri dalam pemupukan yang rutin juga perawatan lebih komprehensif. Dengan melakukan inovasi dan kreas, iffandi juga terus melakukan serta mengolah komposisi media tanam, proses pemupukan agar menghasilkan tanaman yang sehat, buah nya bagus dan berkualitas baik.

Siti salah seorang mahaswi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang turut berkujung kekebun tersebut mengaku sangat tertarik pada pohon tin, siti mengungkapkan kekaguman nya pada dosen olahraga tersebut

“Salut pak ifwandi mampu mengembangkan pohon tin walaupun basic nya adalah dosen olahraga, bersyukur kami dapat banyak ilmu tentang pertanian langsung dari pak dosen,” ungkap Siti kepada media ini.

Kebun tin milik iffandi selama ini juga menjadi pusat edukasi bagi mahasiswa yang ingin belajar, bagaimana caranya membudidayakan pohon yang terkenal dengan kaya manfaat dan kasiat, Alhasil kebun milik dosen ini menjadi pusat edukasi tentang tanaman surga tersebut.

Menurut Iffandi merawat pohon tin memang tidak mudah namun tanamn surga tersebut memiliki sejuta manfaat, salah satunya adalah kasiat dari daun nya bisa menurunkan kadar kolestrol, asam urat dan diabetes, manfaat getah nya untuk menyembuhkan pada luka terkena pisau dan luka basah pada orang yang terkena peyakit gula darah. ifwandi juga mengaku bahwa setelah mengkonsumsi buah tin yang sudah masak membuat badan nya bertambah segar dan fit. (aan/dan)

Pos terkait