Kloter Pertama Jamaah Haji Aceh Berangkat 15 Juni

  • Bagikan
Arsip foto - Kedatangan jamaah haji debarkasi Aceh ke Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada 2019. (ANTARA/Khalis Surry)

Kanalinspirasi.com, BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menyebutkan kloter pertama calon jamaah haji (CJH) Aceh pada musim haji 2022 akan berangkat ke Tanah Suci pada 15 Juni mendatang, dan segala persyaratan sudah rampung dipersiapkan.

“Jamaah haji kloter pertama Embarkasi kita akan masuk asrama pada 14 Juni 2022 pukul 08.00 WIB dan berangkat pada 15 Juni 2022 pukul 01.25 WIB,” kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh Iqbal di Banda Aceh, Jumat.

Iqbal mengatakan total CJH asal Aceh pada musim haji 1443 Hijriah ini sebanyak 1.988 orang. CJH Aceh akan diberangkatkan dalam enam kelompok terbang (kloter).

“Dengan rincian lima kloter full jamaah Aceh dan satu kloter bergabung dengan jamaah asal Sumatera Utara, Medan,” katanya.

Kloter pertama akan terbang dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi pada 15 Juni mendatang.

Selanjutnya disusul jamaah kloter dua hingga lima secara berturut akan berangkat pada 16-19 Juni 2022. Sementara jamaah kloter enam yang berangkat bersama CJH Sumatera Utara akan masuk asrama pada 20 Juni dan bertolak ke Tanah Suci pada besok harinya.

Iqbal mengharapkan calon jamaah mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari menjaga kesehatan serta melakukan manasik.

Kemenag Aceh telah melantik Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, kemudian melakukan bimbingan teknis (bimtek) kepada petugas kloter, dan koordinasi dengan lintas instansi tentang kesiapan masing-masing pihak.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan segala dokumen CJH, penyusunan kloter, pembentukan panitia pembantu di asrama haji, pendistribusian dan pembagian koper kepada jamaah, persiapan pramanifes bagi CJH di daerah, dan pelaksanaan manasik haji di kabupaten/kota.

“Kita terus melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan demi suksesnya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun ini, dan tentunya berbeda dikarenakan dilaksanakan masih dalam suasana pandemi,” kata Iqbal.

Pihaknya bersyukur Pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan jamaah untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini setelah dua tahun terkurung pandemi COVID-19.

“Meskipun ada pembatasan usia maksimal 65 tahun, kita berdoa dan berharap tahun depan seluruh jemaah haji Indonesia dan Aceh dapat berangkat 100 persen, tanpa batasan usia,” katanya.

Ia meminta semua petugas dan pembantu petugas saling bekerjasama dengan baik dan membangun koordinasi serta komunikasi selama pelayanan jamaah di embarkasi.

“Mari kita sukseskan haji tahun ini, dan akan menjadi tolak ukur pemberangkatan haji 100 persen ke depan,” katanya.(ANTARA)

  • Bagikan