Komunitas Madu Aceh, UnoLinot Dukung Feriko sebagai Wamenkop-UMKM

  • Whatsapp

BANDA ACEH –  Komunitas Madu Aceh, “UnoLinot” siap mendukung sepenuhnya Ketua Yayasan UMKM Indonesia, Ir. Feriko Sitepu, M.P.W.K., sebagai Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia.

Komunitas Madu Asli Aceh, “UnoLinot “ ini merupakan perkumpulan para pengusaha, pengumpul, para pencinta dan pawang madu lebah dan madu lebah kelulut ini.

Harapan dari para anggota komunitas ini sendiri yaitu bisa mengembangkan dan memajukan madu asli Aceh agar dapat lebih dikenal dan dapat menjadikan madu Aceh sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

“Kita berharap para komunitas dapat di perhatikan oleh pemerintah baik daerah maupun nasional, terutama terkait pemasaran dan modal usaha madu tersebut, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).” Koordinator Komunitas UnoLinot, Fauzan Daud, Rabu (15/9/2021).

Menurut pengusaha Madu Asli Aceh ini, Fauzan Daud (Fada), pentingnya keterpihakan pihak pemerinah dari UMKM agar memikirkan nasib mareka, dimana sangat jarang tersentuh bantuan dan pembinaan para petani madu baik liar maupun peternak.

Karena itu Fada berharap, adanya sosok yang penduli terhadap petani madu, khusunya, para pelaku UMKM umumnya.

“Kami melihat sosok Bung Fe adalah figur yang memiliki pemahaman dalam menangani UMKM dan Koperasi bagi pelaku UMKM”, harap Fada.

Siapa Bung FE?, sapaan akrab Feriko Sitepu, adalah salah satu yang terlibat aktif sebagai pelaku dalam UMKM dan Koperasi. Apalagi, Bung FE pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Koperasi dan UMKM Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung.

Tidak sampai disitu, Feriko tetap konsisten sebagai pemikir dan pejuang UMKM sejak mendirikan Yayasan UMKM Indonesia. Yayasan yang didirikannya tetap mendampingi dan membina pelaku UMKM sejak didirikan pada 2009 hingga kini.

“Itu menunjukkan komitmen beliau untuk mengawal dan mengembangkan UMKM di negeri ini,” terang Abdul.

Kondisi sulit, figur seperti Bung Fe mampu menerobos hal-hal baru dalam pengawalan kebijakan ekonomi khususnya di bidang koperasi dan UMKM. Kami yakin sosok yang pas untuk maksud itu adalah Bung Feriko.

Salag satu konsep 5P yang pernah diposting Bung FE kami anggap sangat kompatibel untuk memajukan dan menggairahkan koperasi dan UMKM di negeri ini,” tambah Abdul.

Konsep 5P yang disampaukan oleh Feriko Sitepu adalah, Paradigm, People, Professionalism, Partnership, dan Productivity. Berikut uraiannya:

Paradigm: paradigma terhadap UMKM dan pengelolaan UMKM perlu dilakukan penguatan/perubahan (paradigm shift) agar memampukan UMKM mencapai kinerja puncak dan potensi penuh.

People: sumber daya manusia yang merupakan aset bahkan modal dari UMKM perlu ditingkatkan kapabilitas dan kapasitas agar kompetitif.

Professionalism: profesionalitas (best practice) harus diterapkan dalam sistem dan proses bisnis pengelolaan UMKM agar kompetitif dan berkinerja tinggi.

Partnership: kemitraan strategis yang kuat antara UMKM dengan BUMN dan perusahaan swasta serta pemerintah (selaku pembuat kebijakan) sangat penting untuk kemajuan dan pertumbuhan UMKM yang berkesinambungan.

Productivity: produktivitas UMKM harus ditingkatkan agar mampu bersaing dan menghasilkan kinerja keuangan yang mampu membiayai kegiatan operasi dan pertumbuhan yang menguntungkan secara berkesinambungan,”tutupnya.(“)

Pos terkait