KONI Aceh Buka Kejurda Panahan

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh meminta para atlet panahan Aceh dapat terus meraih prestasi terbaik di berbagai event daerah maupun nasional.

Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf melalui Wakil Ketua Umum I

Bacaan Lainnya

Bidang Organisasi, Faisal Saifuddin ketika membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Lapangan Stadion Mini Prof Dr Muhammad Ali Basyah Amin, Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Jumat (20/11) pagi.

Faisal menyebutkan, atlet-atlet panahan Aceh telah meraih prestasi berbagai event nasional, sehingga telah menjadi cabang olahraga prioritas pembinaan yang dilaksanakan KONI Aceh.

Ia berharap, para dapat memperlihatkan kemampuan dan prestasi terbaik di Kejurda ini, karena ke depan berbagai  event daerah menanti seperti PORA XIV/2022 di Pidie.

Katanya, Kejurda menjadi tolok ukur pembinaan yang telah dilakukan selama ini di kabupaten/kota. Untuk itu, para atlet dapat menunjukkan prestasi terbaik.

Kecuali itu, sebutnya, saat ini ada delapan atlet panahan yang dipersiapkan melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dilaksanakan KONI Aceh untuk menghadapi PON XX/2021 di Papua. “Pelatda tahun ini akan berakhir pertengahan bulan depan dan akan dilanjutkan Februari 2021,” katanya.

Seperti diketahui, panahan Aceh di bawah kepemimpinan Ketua Umum, Dr Nyak Amir, M. Pd pertama kali dalam sejarah meraih satu medali emas, satu perak dan dua perunggu di PON XIX/2016 Jawa Barat.

Cabang panahan tetap menjadi suatu cabang olahraga andalan bagi Aceh untuk meraih medali emas di Bumi Cendrawasih, Papua Oktober 2021.

Diikuti 170 Atlet

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Aceh, Dr Nyak Amir, M.Pd dalam laporannya menyebutkan, Kejurda ini diikuti 170 atlet dari 20 kabupaten/kota.

Kejuaraan ini, sebutnya, memperlombakan Divisi Nasional (standar bow), Divisi FITA Recurve, Divisi FITA Compound dan Divisi Barebow kategori perorangan dan beregu putra-putri. Memperebutkan 39 medali emas, 39 medali perak dan 39 medali perunggu. Total 117 medali diperebutkan.

Selain Kejurda, katanya, Perpani Aceh juga telah melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) di ruang teleconference lantai II FKIP Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (19/11).

Sebutnya, Rakerda yang diikuti seluruh atau 23 pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) berhasil menetapkan sejumlah program strategis yang akan dilaksanakan pada 2021.

Ia menyebutkan, seluruh rangkain kegiatan yang dilaksanakan Perpani Aceh tersebut di masa pandemi Covid-19 ini, menerapkan protokol kesehatan (Prokes). (*)

Pos terkait